- Antara
Longsor di Tapanuli Utara: Dua Orang Meninggal Dunia dan Jalur Nasional Tarutung-Sipirok Lumpuh Total
Jakarta, tvOnenews.com - Akses transportasi di Jalan Nasional Tarutung-Sipirok lumpuh total setelah bencana tanah longsor menerjang Desa Hubarat, Kecamatan Pahe Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Musibah yang terjadi pada Selasa (5/5) ini merenggut dua nyawa dan merusak kendaraan yang tengah melintas.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara, peristiwa naas ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak awal pekan.
Tercatat ada tiga orang yang menjadi korban dalam insiden ini.
Pusdalops mendata korban akibat peristiwa naas tersebut sebanyak tiga orang yang terdiri satu orang selamat dan dua lainnya meninggal dunia.
Selain jatuhnya korban jiwa, tim di lapangan melaporkan kerusakan material berupa satu unit mobil bak terbuka yang mengalami kondisi rusak parah akibat tertimbun material longsor.
Terputusnya jalur nasional tersebut juga menghambat mobilitas logistik dan kendaraan masyarakat antar-kabupaten.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data yang masuk saat ini masih bersifat dinamis.
Meski ada korban jiwa, pihaknya memastikan tidak ada laporan mengenai masyarakat yang harus mengungsi akibat kejadian ini.
"Berdasarkan laporan tidak ada pengungsi dan korban luka," ujar wanita yang akrab disapa Yuyun tersebut.
Saat ini, BPBD Provinsi Sumatera Utara terus menjalin komunikasi intensif dengan BPBD Kabupaten Tapanuli Utara untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan material longsor dari badan jalan.
Berbagai langkah penanganan darurat telah dilakukan oleh para pemangku kebijakan terkait guna memulihkan kembali akses jalan nasional yang terputus dan memastikan keamanan di area terdampak bencana. (ant/dpi)