- Abdul Gani Siregar
ASEAN Diuji Konflik Timur Tengah, Menlu Sugiono Serukan Soliditas Kawasan di KTT ke-48 Filipina
“TAC bukan hanya perjanjian pengekangan, tetapi ini adalah ajakan untuk bertindak dalam memperdalam keterlibatan dengan Pihak-pihak yang Berkontrak Tinggi di bidang kepentingan bersama dan semakin meningkatkan relevansinya,” jelas Sugiono.
Dalam forum tersebut, Indonesia juga kembali menekankan pentingnya pendekatan inklusif ASEAN di tengah rivalitas global yang semakin tajam.
“Dalam konteks ini, pendekatan inklusif ASEAN tetap menjadi kunci untuk mendorong keterlibatan eksternal yang lebih konstruktif,” kata dia.
Untuk itu, guna memperluas kemitraan ASEAN, Menlu RI juga menyampaikan dukungan Indonesia untuk Turki dapat segera menjadi mitra wicara ASEAN.
Pernyataan Sugiono muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran negara-negara ASEAN terhadap dampak konflik Timur Tengah terhadap energi, perdagangan, inflasi, dan stabilitas ekonomi kawasan.
Forum AMM kali ini pun menjadi momentum penting bagi ASEAN untuk menunjukkan soliditasnya menghadapi dunia yang kian tidak menentu. (agr/nsi)