news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menlu Sugiono.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

ASEAN Soroti Langkah Baru Myanmar, Sugiono Sebut Pemindahan Aung San Suu Kyi Jadi Sinyal Positif

Menlu Sugiono menilai pemindahan Aung San Suu Kyi ke tahanan rumah menjadi sinyal positif bagi stabilitas Myanmar dalam forum KTT ASEAN 2026.
Kamis, 7 Mei 2026 - 13:08 WIB
Reporter:
Editor :

“Ini adalah perkembangan yang positif. Kami juga mendorong pemerintahan baru untuk bekerja sama dengan ASEAN untuk memulihkan stabilitas, mengurangi eskalasi kekerasan, dan memastikan keamanan bantuan kemanusiaan,” katanya.

Menurut Sugiono, ASEAN akan terus mengambil peran aktif untuk membantu Myanmar keluar dari krisis politik yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir.

“Jadi kami, sebagai ASEAN, akan bekerja sama untuk membantu Myanmar dalam proses memulihkan stabilitas,” tandasnya.

Aung San Suu Kyi Dipindahkan ke Tahanan Rumah

Sebelumnya, media di Myanmar melaporkan bahwa Aung San Suu Kyi resmi dipindahkan ke tahanan rumah pada 30 April 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tokoh berusia 80 tahun itu menjalani penahanan selama lima tahun sejak kudeta militer menggulingkan pemerintahannya pada 2021.

Tim kuasa hukum Suu Kyi menyebut sisa masa hukuman kini dijalani di lokasi yang telah ditentukan oleh otoritas Myanmar.

Pemindahan itu langsung memicu perhatian internasional, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Juru bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan keputusan mengubah status hukuman Suu Kyi menjadi tahanan rumah dapat menjadi langkah penting dalam membangun proses politik yang lebih kredibel di Myanmar.

Respons positif dari komunitas internasional tersebut memperkuat perhatian ASEAN terhadap perkembangan terbaru di negara anggota tersebut.

Krisis Myanmar Jadi Tantangan Diplomasi ASEAN

Krisis politik Myanmar selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi diplomasi dan soliditas ASEAN. Sejak kudeta militer 2021, konflik internal di negara itu terus memicu kekerasan, gelombang pengungsian, hingga persoalan kemanusiaan yang mendapat sorotan dunia internasional.

Dalam berbagai forum regional, ASEAN berulang kali mendorong implementasi konsensus lima poin sebagai jalan penyelesaian konflik Myanmar. Namun hingga kini, upaya tersebut masih menghadapi berbagai hambatan di lapangan.

Perkembangan terbaru terkait Aung San Suu Kyi dinilai menjadi momentum baru yang dapat membuka ruang dialog politik lebih luas di Myanmar.

Karena itu, pembahasan mengenai Myanmar kembali menjadi salah satu agenda utama dalam ASEAN Foreign Ministers’ Meeting pada KTT ASEAN ke-48 di Filipina. (agr/nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:32
02:27
01:02
01:24
05:18
10:20

Viral