news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mengenang Momen Cece Lyn Putri Sherly Tjoanda Nyaris Ambruk sambil Menangis Histeris di Depan Peti Benny Laos.
Sumber :
  • Istimewa

Mengenang Momen Cece Lyn Putri Sherly Tjoanda Nyaris Ambruk sambil Menangis Histeris di Depan Peti Benny Laos

Momen tangis Benneisha Edelyn putri Sherly Tjoanda di depan peti Benny Laos kembali disorot publik usai kehilangan sang ayah dalam insiden speedboat meledak.
Kamis, 7 Mei 2026 - 15:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Momen pilu Benneisha Edelyn Laos menangis di depan peti jenazah sang ayah, Benny Laos, kini menjadi perbincangan hangat setelah momen sang ibunda, Sherly Tjoanda, bertebaran di media sosial. 

Kala itu, Benneisha Edelyn atau yang akrab disapa Cece Lyn terlihat tak kuasa menahan tangis saat melihat jasad ayahnya terbujur kaku dalam peti jenazah di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Oktober 2024 lalu.

Video tangis Benneisha Edelyn kala kehilangan sang ayah itu kembali viral setelah publik menyoroti kedekatannya dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Tangis Benneisha Edelyn Pecah di Samping Peti Benny Laos

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Benneisha Edelyn terlihat berdiri di samping peti jenazah Benny Laos dengan wajah penuh kesedihan.

Peti berwarna putih dengan nuansa emas itu tampak terbuka, memperlihatkan wajah Benny Laos yang mengenakan jas putih dan dasi biru.

Cece Lyn yang saat itu mengenakan pakaian abu-abu terus memandangi wajah sang ayah sambil menangis.

Beberapa kali Benneisha Edelyn terlihat menyampaikan sesuatu kepada Benny Laos yang telah terbujur kaku.

Suasana haru pecah ketika putri Sherly Tjoanda itu tak mampu membendung kesedihannya hingga nyaris ambruk di depan peti jenazah.

Beberapa orang di sekitar lokasi persemayaman langsung berusaha menenangkan Benneisha Edelyn.

Terlihat sejumlah wanita memeluk dan menopang tubuh Cece Lyn yang terus histeris dalam tangis.

Momen tersebut menjadi salah satu potret paling memilukan dari kepergian Benny Laos yang meninggal dunia secara mendadak akibat insiden speedboat meledak di Pulau Taliabu.

Kehilangan Sosok Ayah di Usia 17 Tahun

Benneisha Edelyn merupakan anak perempuan satu-satunya dari pasangan Benny Laos dan Sherly Tjoanda.

Saat peristiwa itu terjadi, Cece Lyn baru berusia 17 tahun.

Kehilangan sang ayah secara tiba-tiba membuat publik ikut tersentuh melihat kesedihan yang dirasakan Benneisha Edelyn.

Meski larut dalam duka, dalam beberapa video lain Cece Lyn terlihat berusaha tegar saat menyambut para pelayat yang datang ke rumah duka.

Ia juga terlihat mendampingi sang adik, Edrick Laos, di tengah suasana duka keluarga.

Sementara itu, kakaknya, Edbert Laos, diketahui masih dalam perjalanan dari Amerika Serikat saat Benny Laos disemayamkan di Jakarta.

Benny Laos Meninggal karena Speedboat Meledak

Diketahui, Benny Laos meninggal dunia usai mengalami insiden speedboat meledak di Pelabuhan Regional Bobong, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Peristiwa terjadi setelah Benny Laos menyelesaikan agenda kampanye Pilkada Maluku Utara bersama istrinya, Sherly Tjoanda.

Speedboat yang mereka tumpangi dilaporkan meledak dan terbakar saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Benny Laos sempat menjalani perawatan di RSUD Bobong sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara Sherly Tjoanda berhasil selamat dari insiden tersebut.

Jenazah Benny Laos kemudian diterbangkan menggunakan helikopter dari Taliabu menuju Luwuk sebelum dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat pribadi.

Jenazah lalu disemayamkan di RSPAD Gatot Soebroto sejak Minggu, 13 Oktober 2024.

Cerita Detik-detik Benny Laos Dievakuasi

Kerabat Benny Laos, Choel Malarangeng, sempat mengungkap kondisi saat insiden terjadi.

Menurut dia, bagian depan speedboat sempat terpecah akibat ledakan.

“Untungnya ibu Sherly ada di kamar depan, jadi begitu terkuak bisa ditarik keluar,” kata Choel.

Sementara Benny Laos disebut berada di bagian bawah kapal saat ledakan terjadi.

“Rupanya pusat ledakan ada di sekitar Pak Benny Laos. Jadi ketika itu terjadi, kapal miring, Pak Benny sempat 3-4 menit berada dalam air dalam kapal, baru kemudian bisa dievakuasi keluar,” ujarnya.

Choel mengatakan saat berhasil dievakuasi, kondisi Benny Laos sudah dalam keadaan pingsan meski nadinya masih terdeteksi.

“Menurut saksi yang ada, beliau sudah pingsan, tapi nadinya masih ada. Sehingga dicoba selama 3-4 jam, tapi manusia hanya bisa berusaha, Tuhan menentukan lain,” pungkasnya.

Momen Duka yang Masih Membekas

Tangis Benneisha Edelyn di depan peti Benny Laos hingga kini masih membekas di ingatan publik.

Banyak warganet mengaku ikut merasakan kesedihan Cece Lyn yang harus kehilangan sang ayah di usia muda.

Kini, Benneisha Edelyn diketahui semakin sering mendampingi Sherly Tjoanda dalam berbagai kegiatan sosial maupun kunjungan masyarakat sejak sang ibu menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara.

Kehadiran Cece Lyn di sisi Sherly Tjoanda juga kerap dikaitkan dengan upayanya melanjutkan semangat dan perjuangan mendiang Benny Laos untuk masyarakat Maluku Utara. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
01:32
02:27
01:02
01:24
05:18

Viral