news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk.
Sumber :
  • istimewa

Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai ancaman krisis energi global dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu
Jumat, 8 Mei 2026 - 18:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai ancaman krisis energi global dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

Bahkan orang nomor satu di Indonesia itu jelaskan, bahwa perombakan total sistem energi di kawasan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan.

Presiden Prabowo menyoroti gangguan berkepanjangan pada rute perdagangan global yang telah memberikan tekanan hebat pada sektor energi Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara.

“Gangguan di sepanjang rute global utama sudah memberikan tekanan sangat tinggi pada situasi energi negara-negara kami, dan tekanan tersebut tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat,” beber Presiden Prabowo di hadapan para pemimpin ASEAN.

Menurut Prabowo , tatanan energi saat ini harus segera dirombak melalui diversifikasi.

ASEAN harus bersiap menghadapi gangguan jangka panjang dengan pendekatan yang lebih proaktif dan berorientasi ke depan agar siap menghadapi skenario terburuk sekalipun.

“Kita harus bergerak lebih cepat. Kita harus menjajaki sumber alternatif dan mempersiapkan energi terbarukan. Ketahanan kita harus dibangun secara proaktif,” imbuhnya.

Bahkan di hadapan para pemimpin negara sahabat, Prabowo juga memaparkan langkah konkret Indonesia dalam membangun ketahanan energi nasional.

Selain mengembangkan bioenergi dan kendaraan listrik, Indonesia tengah memacu proyek energi matahari dalam skala masif.

“Kami sedang membangun program energi surya ambisius sebesar 100 gigawatt yang ingin kami selesaikan dalam tiga tahun,” jelas Presiden Prabowo.

Langkah berani ini diharapkan menjadi jangkar ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat posisi tawar kawasan ASEAN di tengah ketidakpastian situasi dunia yang kian dinamis. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral