- pixabay
Nahas, Lansia di Tulungagung Tewas Diduga Bunuh Diri Alami Perundungan di Lingkungan Tempatnya Bekerja
Jakarta, tvOnenews.com - Polres Tulungagung memastikan kematian lansia berinisial S (64) diduga akibat bunuh diri setelah mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di lingkungan tempatnya bekerja.
Kasatreskrim Polres Tulungagung Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah penyelidikan, pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV hingga gelar perkara dilakukan.
“Hasil penyelidikan tidak menemukan unsur pembunuhan. Kami justru menemukan indikasi korban mengalami tekanan mental akibat dugaan perundungan,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Andi mengatakan awalnya dugaan pembunuhan sempat didalami. Pasalnya, saat ditemukan di rumah korban, S berada dalam kondisi tewas tidak wajar.
Akan tetapi, berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya motif pembunuhan seperti penguasaan harta atau persoalan pribadi.
Bahkan, sambung dia, perhiasan dan uang tunai Rp16 juta milik korban juga masih tersimpan utuh.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV, tidak ada aktivitas orang masuk atau keluar rumah korban pada waktu korban diperkirakan meninggal dunia, yakni sekitar pukul 03.00-05.00 WIB.
Andi mengatakan pihaknya lantas menelusuri lingkungan tempat korban berdagang di sebuah pasar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, S diketahui sering dituduh mencuri oleh sesama pedagang.
Kondisi itu, kata dia, diduga memicu tekanan psikologis yang memperburuk penyakit lambung dan tipes yang diderita korban.
Kondisi yang dialami korban juga berujung pada gangguan psikosomatis.
“Kami menduga tekanan mental akibat perundungan membuat kondisi kesehatan korban terus menurun hingga akhirnya nekat mengakhiri hidup,” ungkapnya.
Andi menyebut penyelidikan kasus ini selesai usai seluruh alat bukti dan keterangan saksi dianalisis. (ant/nsi)