- Antara
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5).
Penemuan jasad remaja asal Desa Telukbango tersebut menggegerkan warga setempat setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu malam.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh seorang warga bernama Obang Sobari.
Saat itu, Obang yang tengah mencari jantung pisang di sekitar bantaran sungai dikejutkan dengan sosok mayat yang tergeletak dalam posisi telungkup di bawah tanggul.
Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan pemeriksaan awal.
"Petugas dari Polsek Batujaya dan Polres Karawang telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) atas penemuan mayat remaja laki-laki itu," ujar Ipda Cep Wildan di Karawang.
Lebih lanjut, Cep Wildan menjelaskan bahwa tim gabungan dari berbagai unit telah dikerahkan untuk menangani kasus ini secara serius.
"Kami menerima laporan adanya penemuan mayat dari warga, setelah itu anggota Pamapta Polres Karawang beserta personel Polsek Batujaya dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Karawang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan penanganan lebih lanjut," tambahnya.
Berdasarkan penelusuran informasi dari pihak keluarga, AF terakhir kali terlihat pada Minggu (10/5) sore.
Korban berpamitan meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX untuk menghadiri acara nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Namun, hingga laga usai, AF tidak kunjung pulang dan telepon selulernya tidak bisa dihubungi.
Saat ditemukan, terdapat luka yang mencurigakan pada bagian leher korban. Guna memastikan penyebab kematiannya, jenazah AF langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk menjalani proses autopsi.
Seiring dengan ramainya pemberitaan dan spekulasi di media sosial mengenai penyebab kematian remaja tersebut, Polres Karawang mengimbau agar masyarakat tetap tenang.
Polisi meminta warga mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada penyidik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (ant/dpi)