news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Peta pergerakan Siklon Tropis Nokaen yang terpantau berada di sekitar 10,3 derajat Lintang Utara dan 128,8 derajat Bujur Timur di Laut Filipina, sebelah utara Maluku Utara, Kamis (15/1/2026)..
Sumber :
  • Antara

BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba, Bibit Siklon Tropis 96W Muncul di Utara Papua

BMKG mengungkap cuaca ekstrem saat pancaroba Mei 2026 dipicu dinamika atmosfer dan bibit siklon tropis 96W di utara Papua.
Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Indonesia tengah menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu selama masa pancaroba Mei 2026. Di tengah suhu udara yang terasa sangat panas pada siang hari, hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem justru masih mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap kondisi tersebut dipicu kombinasi berbagai dinamika atmosfer yang aktif secara bersamaan, termasuk munculnya Bibit Siklon Tropis 96W di wilayah utara Papua.

Fenomena ini membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir kilat, tanah longsor, hingga gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia timur.

BMKG Ungkap Cuaca Terik dan Hujan Lebat Terjadi Bersamaan

BMKG menjelaskan Indonesia saat ini sedang memasuki masa peralihan musim atau pancaroba. Pada periode ini, kondisi cuaca cenderung berubah cepat dan sulit diprediksi.

Berdasarkan pengamatan BMKG selama 7 hingga 10 Mei 2026, radiasi Matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal akibat minimnya tutupan awan. Dampaknya, suhu udara di sejumlah wilayah meningkat cukup signifikan hingga mencapai 36,5 derajat Celsius.

Beberapa wilayah dengan suhu panas tertinggi meliputi:

  • Jawa Timur

  • Jawa Tengah

  • Kalimantan Timur

  • Kalimantan Tengah

  • Sulawesi Tengah

  • Papua Barat

Meski cuaca terasa sangat terik pada siang hari, BMKG menegaskan kondisi tersebut justru memicu pertumbuhan awan hujan pada sore hingga malam hari.

“Meskipun terasa terik, kondisi tersebut juga dapat memicu pola konvektif udara menjadi cukup signifikan dan menyebabkan pertumbuhan awan hujan pada sore hingga malam hari, khususnya di daerah-daerah dengan kandungan uap air yang tinggi,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Curah Hujan Ekstrem Terdeteksi di Sejumlah Wilayah

Di tengah cuaca panas yang menyengat, sejumlah daerah justru mengalami hujan dengan intensitas sangat tinggi.

BMKG mencatat Sulawesi Tenggara menjadi wilayah dengan curah hujan tertinggi mencapai 146,0 mm per hari. Sementara Papua Tengah mencatatkan curah hujan sebesar 143,2 mm per hari.

Selain itu, hujan lebat juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti:

  • Riau

  • Kalimantan Barat

  • Aceh

Wilayah-wilayah tersebut dilaporkan mengalami hujan di atas 60 mm per hari.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
01:22
05:11
01:38
03:33
22:38

Viral