- Istimewa
Longsor Tambang Rakyat di Sijunjung Telan 9 Korban Jiwa, Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi
Sumatera Barat, tvOnenews.com - Bencana longsor terjadi di area tambang rakyat Sintuak, Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (14/5/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan warga tertimbun material longsor dan seluruhnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi kejadian pertama kali diterima Unit Siaga SAR Tanah Datar pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 08.50 WIB dari BPBD Sijunjung. Longsor diduga dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan tebing di lokasi tambang rakyat runtuh.
Berdasarkan laporan Kantor SAR Padang, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat sejumlah warga berada di area tambang rakyat Sintuak.
Curah Hujan Tinggi Picu Longsor
Dalam laporan operasi SAR disebutkan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut diduga menjadi penyebab utama longsor di area tambang rakyat.
Material longsor kemudian menimbun para pekerja dan warga yang berada di lokasi tambang. Proses evakuasi langsung dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Camat Koto VII juga membenarkan kejadian tersebut. Dalam laporannya disebutkan sebanyak sembilan warga tertimbun longsor dan seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Warga yang tertimbun 9 orang, sudah ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa, jenazah saat ini sudah di rumah duka,” demikian laporan yang disampaikan Camat Koto VII.
Seluruh Korban Berasal dari Sekitar Lokasi
Seluruh korban longsor diketahui merupakan warga yang berdomisili di wilayah Nagari Guguak dan sekitarnya. Berikut identitas korban yang dilaporkan meninggal dunia:
-
Ujang Kandar (40), warga Jorong Padang Lalang, Nagari Guguak
-
Haris (23), warga Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak
-
Atan (20), warga Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak
-
Baim (17), warga Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak
-
Acai (43), warga Jorong Padang Lalang, Nagari Guguak
-
Marsel Buyuik (23), warga Jorong Koto Guguak, Nagari Guguak
-
Ditol (40), warga Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII
-
Madi (24), warga Jorong Koto, Nagari Padang Laweh
-
Diok (22), warga Jorong Padang Lalang, Nagari Guguak
Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka masing-masing untuk proses pemakaman.
Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
Kantor SAR Padang menyebut tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan koordinasi dengan BPBD Sijunjung setelah menerima laporan kejadian.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi longsor. Proses pencarian dilakukan sejak kejadian berlangsung hingga seluruh korban berhasil dibawa keluar dari timbunan material tanah.
“Keseluruhan survivor sudah berhasil ditemukan tim SAR gabungan dan sudah dievakuasi ke rumah duka,” tulis laporan operasi SAR.
Hingga laporan disampaikan, belum dijelaskan secara rinci terkait kondisi cuaca terkini di lokasi maupun faktor penghambat dalam proses evakuasi.
Tambang Rakyat Rawan Longsor Saat Hujan Tinggi
Peristiwa longsor di tambang rakyat Sintuak kembali menjadi perhatian terkait risiko aktivitas pertambangan di wilayah dengan kondisi tanah labil, terutama saat curah hujan tinggi.
Kawasan tambang rakyat diketahui memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi apabila terjadi hujan dalam waktu lama. Kondisi tanah yang gembur dan aktivitas penggalian dapat meningkatkan potensi runtuhan material di sekitar lokasi tambang.
Pemerintah daerah bersama tim terkait diharapkan melakukan evaluasi terhadap aktivitas tambang rakyat di wilayah rawan bencana guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan deras mengguyur kawasan perbukitan dan area tambang rakyat di Kabupaten Sijunjung. (nsp)