news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cabai merah..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Lonjakan Harga Hantam Pasar Pangan Nasional, Cabai hingga Minyak Goreng Merangkak Naik

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi dengan kenaikan 9,26 persen menjadi Rp71.400/kg
Minggu, 17 Mei 2026 - 11:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kelompok cabai menjadi komoditas paling panas pada perdagangan nasional, Minggu (17/5/2026), dengan kenaikan tajam terjadi hampir di seluruh jenis cabai.

Kenaikan ini memperpanjang tren merangkaknya harga bahan pangan pedas tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per pukul 10.30 WIB, cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi dengan kenaikan 9,26 persen menjadi Rp71.400 per kilogram (kg).

Tak hanya itu, harga cabai merah besar juga melesat 5,34 persen menjadi Rp55.200/kg. Sementara cabai merah keriting naik tipis 0,3 persen menjadi Rp50.450/kg.

Pedagang Cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Kenaikan harga cabai terjadi di tengah fluktuasi sejumlah bahan pokok lain yang masih bergerak turun. Namun tekanan terhadap belanja rumah tangga mulai terasa karena lonjakan harga juga terjadi pada minyak goreng dan daging ayam.

Harga minyak goreng kemasan bermerek I tercatat naik 1,89 persen menjadi Rp24.250/kg. Sementara minyak goreng curah ikut naik 0,24 persen menjadi Rp20.700/kg.

Di sektor pangan pokok, beras kualitas bawah II mengalami kenaikan 0,69 persen menjadi Rp14.650/kg. Harga daging ayam ras segar juga ikut terkerek naik 3,32 persen menjadi Rp40.400/kg.

Meski demikian, sejumlah komoditas lain masih menunjukkan tren penurunan harga. Beras kualitas bawah I turun 2,75 persen menjadi Rp14.150/kg, sedangkan beras kualitas medium I turun 1,55 persen menjadi Rp15.850/kg.

Penurunan juga terjadi pada beras kualitas medium II yang turun 2,51 persen menjadi Rp15.550/kg. Sementara beras kualitas super I turun 2,88 persen menjadi Rp16.850/kg dan beras kualitas super II melemah 2,96 persen menjadi Rp16.400/kg.

Harga protein hewani juga bergerak variatif. Daging ayam ras segar di kategori lain justru turun 0,51 persen menjadi Rp38.900/kg. Telur ayam ras segar juga terkoreksi 0,48 persen menjadi Rp31.100/kg.

Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang turun 1,28 persen menjadi Rp46.200/kg. Bawang putih ukuran sedang ikut melemah 1,02 persen menjadi Rp38.750/kg.

Menariknya, di tengah kenaikan mayoritas cabai, harga cabai rawit justru turun 2,63 persen menjadi Rp48.100/kg.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I turun 2,67 persen menjadi Rp143.850/kg dan daging sapi kualitas II turun 2,05 persen menjadi Rp136.400/kg.

Komoditas gula juga mengalami penurunan. Harga gula pasir premium turun 1,24 persen menjadi Rp19.950/kg, sedangkan gula pasir lokal turun 0,78 persen menjadi Rp19.050/kg.

Selain itu, minyak goreng kemasan bermerek II turun tipis 0,22 persen menjadi Rp22.950/kg. Harga telur ayam ras segar pada kategori lain juga tercatat turun 2,73 persen menjadi Rp30.300/kg.

Kenaikan tajam kelompok cabai di tengah fluktuasi harga bahan pokok lainnya memperlihatkan tekanan pasokan dan distribusi pangan masih menjadi tantangan utama pasar domestik.

Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan biaya konsumsi rumah tangga apabila tren lonjakan harga cabai terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan. (agr/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral