news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Penulis buku, Ahmad Bahar.
Sumber :
  • Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Pentolan Ormas GRIB Jaya Hercules 'Seret Paksa' Perempuan ke Markasnya, Ini Pengakuan Mengerikan Anak Ahmad Bahar: Saya Terintimidasi

Anak Ahmad Bahar, Ilma menceritakan saat dibawa ke markas organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya, akibat video ayahnya dan pesan bernada ancaman kepada istri Rosario de Marshall alias Hercules.
Selasa, 19 Mei 2026 - 19:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Anak Ahmad Bahar, Ilma menceritakan saat dibawa ke markas organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya, akibat video ayahnya dan pesan bernada ancaman kepada istri Rosario de Marshall alias Hercules.

Ilma yang merupakan seorang perempuan mengatakan, bahwa kejadian itu bermula saat nomor whatapp pribadinya diretas oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Saat itu whatapp pribadinya tiba-tiba log out dengan sendirinya. Ia berusaha untuk memulihkan kembali namun tidak bisa.

"Handphone saya tinggal sebentar, loh kok tiba-tiba akunnya logged out, akun WhatsApp saya. Saya bingung kan, ini gimana caranya gitu? Akhirnya saya coba login, tapi itu pertama tuh memang ada masuk ke perangkat lain, coba minta OTP dari perangkat lain," katanya, Selasa (19/5/2026).

"Terus saya coba terus untuk login tapi tetap masih belum bisa. Akhirnya saya coba juga telepon ke provider Telkomsel, menanyakan bahwa ketika saya mau login itu OTP-nya tuh nggak masuk ke saya, nggak ada SMS, nggak ada panggilan telepon tuh nggak bisa gitu kan," sambunganya.

Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal dan jajaran saat di lokasi sengketa lahan PT KAI di Tanah Abang
Sumber :
  • Istimewa

Ilma sempat mengirimkan pesan kepada temannya untuk menginformasikan bahwa whatsapp-nya sudah diretas. Disaat yang bersamaan temannya tersebut dichat oleh nomornya namun dengan kata-kata yang kasar.

"Saya bilang, 'Ini akun saya nggak bisa login.' Saya masih belum ngeh juga kalau emang itu di-hack gitu kan. Terus dia bilang, 'Loh ini barusan saya chat sama siapa?' gitu kan. Loh saya juga nggak tahu, orang saya ini nggak bisa gitu kan. Dia kasih unjuk gitu kan, ada kata-kata kasar yang menurut saya ya itu nggak baguslah pokoknya," jelasnya.

Singkatnya, beberapa waktu kemudian, whatsapp pribadinya itu kembali pulih dan dia menerima pesan whatapp dari seseorang yang menyakan maksud dan tujuan video ayahnya terkait dengan Hercules.

"Barulah saya di situ tahu, 'Oh ini ada hubungannya sama Bapak nih' gitu kan Akhirnya saya kasih tahulah Bapak, 'Pak ini ada video gitu kan, ternyata berhubungan sama Bapak. Berarti yang di-hack kemarin itu ada hubungannya sama Bapak' gitu kan." jelasnya.

Anggota Grib Datangi Rumah Ahmad Bahar

Selanjutnya, Ilma mengungkapkan, sejumlah anggota Grib Jaya mendatangi rumahnya untuk meminta klarifikasi tersebut video tersebut dan juga dugaan pesan ancaman kepada istri Hercules.

"Anggota dari GRIB yang datang untuk minta klarifikasi apa benar kita yang kirim gitu ya. Saya jelasin dari awal sampai akhir kalau memang akun saya di-hack," ungkapnya.

Setelah memintai klarifikasi, pada Minggu (17/5) rumahnya kembali didatangi oleh anggota Grib. Saat itu yang dicari ayahnya yaitu Ahmad Bahar. Namun sedang pergi keluar.

Anggota Grib tersebut tidak percaya, bahkan ada salah satu dari mereka merangsak masuk ke dalam rumah untuk mencari Ahmad Bahar.

"Makanya kan saya bingung ya, mereka terus mendesak saya untuk 'Coba dicek deh di dalam tuh pasti ada Bapak deh, coba dicek dulu saja' gitu kan," ujarnya.

Ilma mengaku, bahwa hari itu dia hanya seorang diri untuk menghadapi anggota Grib Jaya. Disaat itu juga ia diminta untuk ikut ke markas organisasi Hercules itu di wilayah Jakarta Barat.

"Terus setelah itu baru mereka meminta saya untuk ikut ke kantor GRIB yang ada di Kedoya, Kebon Jeruk. Sebetulnya kan saya juga memang tidak mau ya, karena kan di rumah ya tidak ada Bapak gitu, toh yang mereka carikan Bapak kenapa saya harus ikut gitu kan. Saya juga kemarin sudah klarifikasi kalau itu bukan saya gitu kan." tuturnya.

Hingga akhirnya datang RW setempat dan mendampingi Ilma untuk pergi ke markas Grib Jaya.

"Akhirnya setelah Pak RW bicara sama saya, 'Udah Mbak nggak apa-apa saya dampingi' gitu. Ya sudah akhirnya ya mau nggak mau saya terpaksa ikut mereka ke kantor Grib," imbuhnya.

Sesampainya di markas Grib sambung Ilma, ia sempat bertemu dengan Hercules, disitu dirinya diminta klarifikasi kembali maksud dan tujuan pembuatan video ayahnya tersebut termasuk adanya pesan ancaman terhadap istri Hercules.

"Nah setelah Pak Hercules datang, bicara dengan saya juga gitu kan, kita saling bertatap gitu. Pak Hercules masih tetap tidak percaya bahwa akun saya di-hack. Ya untuk apa juga gitu kan saya mengancam-ngancam beliau gitu kan beserta istrinya," ucapnya.

"Jadi beliau bilang 'Kamu ngapain ngancam-ngancam saya gitu kan, ngancam-ngancam istri saya'. Loh saya sudah bilang, saya bilang 'Maaf Pak itu bukan saya'. Beliau tetap tidak percaya," tambahnya.

Pada saat pertemuan itu, Ilma mengaku mendapatkan intimidasi yang membuatnya ketakutan.

"Jadi pokoknya di sana ya saya merasa tertekan ya, terintimidasi lah ya. Begitu kira-kira." tandasnya.(aha/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral