news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Rabu, 20 Mei 2026 - 03:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Kementerian Keuangan memastikan evaluasi besar-besaran sedang dilakukan untuk menekan pemborosan sekaligus memperkuat efisiensi penggunaan uang negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Presiden Prabowo kini tengah menghitung formulasi penghematan paling optimal agar program MBG tetap berjalan efektif tanpa mengurangi manfaat bagi jutaan penerima.

“Bapak Presiden (Prabowo) sedang menghitung penghematan terbaik tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBNKita di Jakarta, Selasa (19/5).

Langkah efisiensi itu membuka kemungkinan pemangkasan anggaran MBG 2026 yang sebelumnya dipatok jumbo mencapai Rp335 triliun. Namun hingga kini pemerintah masih menghitung besaran penghematan yang akan dilakukan.

“MBG itu program yang bagus dan akan terus kita dukung dengan peningkatan efisiensi ke depannya,” kata Purbaya.

Evaluasi anggaran dilakukan di tengah besarnya realisasi belanja program tersebut. Hingga akhir April 2026, dana MBG yang sudah dikucurkan pemerintah mencapai Rp75 triliun atau setara 22,4 persen dari total pagu anggaran tahun ini.

Program tersebut kini telah menjangkau 61,92 juta penerima manfaat melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

Sebagian besar penerima manfaat berasal dari kelompok siswa sekolah yang mencapai 48,9 juta orang. Sementara penerima non-siswa tercatat sebanyak 13,1 juta orang.

Jumlah penerima MBG juga terus melonjak signifikan dibanding Oktober tahun lalu yang baru menyentuh 39,7 juta penerima.

Lonjakan cakupan itulah yang membuat pemerintah mulai menaruh perhatian serius terhadap efektivitas belanja program agar beban fiskal tetap terkendali di tengah tekanan APBN dan gejolak ekonomi global.

Di sisi lain, program MBG selama ini menjadi salah satu tulang punggung agenda sosial pemerintahan Prabowo.

Karena itu, pemerintah menegaskan efisiensi yang dilakukan bukan untuk mengurangi manfaat program, melainkan memastikan anggaran raksasa yang digelontorkan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan. (agr/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral