- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri
tvOnenews.com - Kabar mengenai nasib Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalimantan Barat.
Hingga, pernyataan MPR mengenai sanksi yang diberikan kepada dewan juri LCC Kalbar.
Kedua informasi tersebut menjadi News Terpopuler di tvOnenews.com pada Selasa, 19 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- Youtube MPRGOID
Nasib Josepha Alexandra saat ini
Setelah melalui berbagai pertimbangan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memastikan bahwa penyelenggaraan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat batal digelar.
Keputusan ini diambil setelah dua sekolah yang terlibat, yaitu SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas secara tegas menyatakan penolakan rencana tersebut.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto mengatakan bahwa pembatalan ini merupakan hasil kesepakatan seluruh fraksi di MPR setelah mendengarkan langsung aspirasi dari pihak sekolah pada pekan lalu.
Selain itu, MPR juga mengambil langkah mengejutkan dengan mengapresiasi keberanian Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang sempat menjadi pusat perhatian dalam polemik tersebut.
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman mengatakan bahwa Josepha akan dipilih menjadi Duta Lomba Cerdas Cermat MPR RI.
“Salah satu aspirasi teman-teman, adik Josepha Alexandra agar menjadi duta LCC,” ujar Abcandra Akbar Supratman.
Simak berita selengkapnya: Nasib Josepha Setelah Viral ‘Dicurangi’ Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
Sanksi dari MPR untuk Juri LCC Kalbar
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman mengungkapkan sanksi yang diberikan kepada kedua dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Akbar mengatakan kedua dewan juri tidak akan dilibatkan lagi untuk menjadi juri dalam LCC Empat Pilar MPR RI dalam waktu yang tidak ditentukan.
Selain itu, Akbar juga mengatakan para juri tersebut telah mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat.
“Tidak dilibatkan kembali. Oleh karena itu mungkin itu bisa menjadi jawaban terhadap kegiatan LCC yang sebelumnya menjadi kegaduhan di publik,” ujarnya.
MPR telah membaca seluruh aspirasi masyarakat atas kegaduhan yang terjadi akibat kontroversi dalam final LCC 4 Pilar Kalbar.
Dirinya pun berjanji MPR akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ajang tersebut.
Simak berita selengkapnya: Sanksi Juri LCC MPR RI Indri Wahyuni dan Widya Budi Cuma Diblacklist, Wakil Ketua MPR Singgung Sanksi Sosial
(kmr)