- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal
Jakarta, tvOnenews.com - Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, terlihat Ansy keluar dari Lobi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.16 WIB.
Terlihat Ansy menggunakan hoodie berwarna biru dan celana panjang berwarna cream. Wajah Ansy tak terlihat jelas, sebab mulutnya tertutup masker.
Adapun Ansy tampak didampingi oleh seorang wanita dan beberapa tim penyidik Polda Metro Jaya.
Saat ditanya mengenai kedatangannya hingga kronologi pembegalan yang tersebar di media sosial, Ansy tidak menjawab dan hanya menangis.
Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
“Iya (pemeriksaan) di siber dalam rangka penjelasan yang bersangkutan,” ucap Budi, kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya.
Hal ini menanggapi soal beberapa waktu lalu viral di media sosial bahwa dirinya diduga menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, pihaknya dalam hal ini telah melakukan pengecekan terhadap korban dengan tim Direktorat PPA dan PPO bersama Satres PPA PPO Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk, dan didampingi oleh UPT P3A dan psikologi, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya.
“Jadi terkait tentang adanya informasi selebgram ataupun model MUA, saudari AWS. Kami melakukan proaktif mendatangi saudari AWS dan sudah melakukan interogasi. Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya,” kata Budi, di Polda Metro Jaya, Rabu (20/5).
Kemudian, Budi menuturkan, hal ini juga sudah diklarifikasi dari manajemen Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat, bahwa tidak ada nama saudari AWS di rumah sakit tersebut selama 1 bulan terakhir di bulan ini.
Sementara itu, Budi mengungkapkan, yang bersangkutan menyebarkan informasi soal begal tersebut dilatarbelakangi motif iseng lantaran maraknya informasi viral soal begal.