news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Basarnas, KNKT, hingga kepolisian soal insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (21/5)..
Sumber :
  • Antara

Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Jumat, 22 Mei 2026 - 01:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Bobby Rasyidin, saat rapat Komisi V DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).

Bobby menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi KAI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terdapat 1.800 perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

“Dari 1.800 dulu itu, 172 wajib kita tutup. Dan per hari kemarin, dari 172, alhamdulillah telah kami tutup 80,” ungkap Bobby.

KAI juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar segera memasang palang pintu di perlintasan sebidang.

“Pemasangan dari palang pintu yang ada di 1.638 perlintasan sebidang ini sebagai tanggap atau respon perbaikan dalam waktu yang secepat-cepatnya,” kata Bobby.

“Termasuk JPL 86 yang kemarin, Jalan Ampera itu, kami telah pasang dan bekerja sama dengan Dishub Bekasi, telah dijaga juga,” katanya.

Bobby menyebut KAI bersama Kemenhub juga telah melakukan inspeksi terhadap 1.638 titik perlintasan sebidang. Selain itu, pabrikasi untuk alat kebutuhan palang pintu perlintasan juga sudah dilakukan.

“Dan segera kami akan pasang, Pak, segera dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian,” ucapnya. (saa/dpi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
07:08
00:58
01:40
02:13
02:51

Viral