- Shutterstock
Tips Memilih Rumah Anti Mangkrak, Kepercayaan Developer Kini Jadi Faktor Utama Pembeli
Jakarta, tvOnenews.com - Tren masyarakat dalam memilih hunian kini mulai berubah. Tidak hanya mempertimbangkan desain dan harga, calon pembeli rumah juga semakin memperhatikan rekam jejak developer serta progres pembangunan proyek sebelum memutuskan membeli properti.
Hal itu tidak lepas dari maraknya kasus proyek perumahan mangkrak yang membuat banyak konsumen mengalami kerugian finansial. Kondisi tersebut membuat aspek kepercayaan menjadi faktor utama dalam industri properti saat ini.
Pembangunan rumah anti mangkrak dinilai hanya dapat terwujud apabila didukung perencanaan anggaran yang matang, legalitas yang jelas, serta pengembang yang memiliki komitmen menyelesaikan proyek sesuai target.
Dalam pembangunan rumah, perencanaan detail seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), sistem pembayaran bertahap, hingga pengawasan lapangan menjadi langkah penting agar proyek tidak berhenti di tengah jalan.
Selain itu, penggunaan kontrak kerja tertulis dengan sistem pembayaran berbasis progres juga dinilai penting untuk meminimalkan risiko keterlambatan maupun sengketa pembangunan.
Calon Pembeli Kini Lebih Selektif Pilih Developer
Bagi masyarakat yang membeli rumah dari pengembang, legalitas proyek kini menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan.
Calon pembeli mulai aktif memeriksa status sertifikat lahan, izin pembangunan, hingga rekam jejak developer sebelum melakukan transaksi.
Pengamat properti menilai masyarakat kini cenderung menghindari pembelian rumah berbasis gambar apabila reputasi pengembang belum terbukti.
Sebaliknya, proyek dengan progres pembangunan nyata dan pengembang yang telah sukses menyelesaikan proyek sebelumnya lebih mudah mendapat kepercayaan pasar.
Kondisi tersebut yang kini coba dijawab oleh Matahariland melalui pengembangan proyek Akita 3 di kawasan Cikoneng, Bandung Selatan.
Akita 3 Jadi Kelanjutan Proyek yang Sudah Sold Out
Akita 3 merupakan kelanjutan dari proyek Akita 1 dan Akita 2 yang sebelumnya telah habis terjual dengan total sekitar 200 unit.
Matahariland menilai keberhasilan proyek sebelumnya menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan hunian yang benar-benar dibangun secara bertahap sesuai target pembangunan.
GM Operational Matahariland, Michael Sutedjo, mengatakan progres pembangunan Akita 3 saat ini terus berjalan dan menunjukkan perkembangan signifikan.
Menurutnya, proyek tersebut dikembangkan dengan konsep hunian modern dan lingkungan eksklusif yang menyasar kebutuhan masyarakat urban di Bandung Selatan.