- tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71
KDM Tegaskan Persib Sukses 3 Kali Juara Super League Tanpa Campur Tangan Pemerintah
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi keberhasilan Persib Bandung menorehkan tiga kali gelar juara Super League.
Pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan keberhasilan Persib Bandung hattrick merupakan bukti sukses pengelolaan klub sepak bola secara profesional tanpa campur tangan pemerintah.
KDM mengatakan, Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026, menegaskan dominasi mereka yang meraih gelar serupa dua musim sebelumnya.
"Persib sudah menunjukkan sebagai klub profesional tanpa harus mendapat campur tangan dari pemerintah. Jadi saya tegaskan sekali lagi, Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah," kata KDM di Bandung, Minggu (24/5/2026).
Ia menilai keberhasilan menjadi juara tanpa intervensi pemerintah menunjukkan profesionalisme sejati dalam pengelolaan sepak bola modern di Indonesia.
"Hari ini merupakan luapan kegembiraan seluruh pendukung, suporter, Bobotoh, dan pecinta Persib Bandung untuk merayakan prestasi yang luar biasa. Karena tiga kali menjadi juara adalah sesuatu yang luar biasa," katanya.
KDM berharap seluruh rangkaian perayaan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan sehingga menghadirkan citra positif bagi Kota Bandung dan Jawa Barat.
"Bahwa Bandung dan Jawa Barat merupakan ruang terbuka bagi siapa pun untuk berbahagia di sini," ujarnya.
KDM juga menjanjikan bonus bagi skuad Persib atas keberhasilan menjadi juara Super League 2025/2026.
Bonus Rp1 Miliar
Bonus senilai Rp1 miliar untuk Persib dari “dompet” Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal diserahkan pada 3 Juni 2026.
Hal itu disampaikan KDM atau Kang Dedi Mulyadi sebelum konvoi kemenangan pada Minggu (24/5/2026).
Di momen itu, KDM buka-bukaan bahwa bonus itu merupakan hasil dari panen sapi.
"Saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya, untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib,” kata Dedi Mulyadi.
KDM bahkan berkelakar agar bonus yang akan diserahkan pada 3 Juni nanti cukup untuk membeli sate.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar bonus tersebut tidak digunakan untuk kawin lagi.
“Nanti diserahkan 3 Juni di DPRD, diserahkan ke Pak Umuh dan tim. Semoga bisa beli sate dan tidak boleh dipakai kawin lagi," kata KDM.