news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pasangan Aldi (32) dan Feny (32) korban penipuan wedding organizer (WO) yang berkantor di kawasan Jaktim, buat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026)..
Sumber :
  • (ANTARA/Siti Nurhaliza)

WO Kabur, Pasangan Muda Nikah Tanpa Dekorasi dan Catering Berujung Lapor Polisi

Acara pernikahan mewah yang diimpikan hancur seketika, ketika di hari H pernikahan, dekorasi tidak terpasang, hingga catering tamu hanya berupa kue basah..
Senin, 25 Mei 2026 - 10:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) menjadi korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) di kawasan Jakarta Timur puluhan juga.

Acara pernikahan mewah yang diimpikan hancur seketika, ketika di hari H pernikahan, dekorasi tidak terpasang, hingga catering tamu hanya berupa kue basah.

Buntut kerugian yang mencapai Rp85,5 juta tersebut, pasangan pengantin baru akhirnya melaporkan pihak penyelenggara pernikahan tersebut ke polisi.

"Awalnya, saya dapat info dari Instagram. Setelah lihat daftar harga (price list) dan paket-paketnya, saya bayar DP dulu. Total kerugian Rp85,5 juta," kata Feny di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Kronologi

Pengantin di Bekasi ditipu WO
Sumber :
  • Instagram @bekasi.terkini

Vendor pernikahan tersebut kemudian diduga kabur menjelang hari pelaksanaan acara, sehingga menyebabkan resepsi pernikahan pasangan itu terancam gagal.

Feny menjelaskan awal mula ia menggunakan jasa WO Marwah tersebut setelah melihat promosi melalui media sosial Instagram. 

Saat itu, dia tertarik dengan paket pernikahan yang ditawarkan dan kemudian melakukan pembayaran uang muka atau down payment (DP).

Setelah pembayaran awal dilakukan, pasangan itu lalu mengikuti sesi pengujian makanan (test food) yang digelar oleh pihak WO. Dalam acara tersebut, Feny mengaku melihat banyak staf yang bekerja, mulai dari vendor dekorasi, make-up artist (MUA), pembawa acara atau Master of Ceremony (MC), hingga contoh pelaminan dan makanan prasmanan.

Selanjutnya, pasangan itu menjalani proses mencoba (fitting) pakaian pengantin di kantor WO yang berada di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung. Pembayaran kemudian dilakukan secara bertahap hingga lunas pada awal April 2026.

Bahkan, mereka kembali menambah jumlah tamu (pax) pada 11 Mei 2026. Namun, kecurigaan mulai muncul saat rapat persiapan atau technical meeting (TM) yang digelar secara online, yang dinilai tidak profesional dan berlangsung sangat singkat.

"Technical meeting cuma sekitar 10 menit dan sangat tidak detail. Saya tanya soal rundown, alur masuk venue, pembagian sesi tamu, semuanya dijawab nanti diinformasikan satu hari sebelum acara (H-1)," jelas Feny.

Menurut dia, kondisi itu berbeda dengan proses persiapan pernikahan pada umumnya yang biasanya dilakukan langsung di lokasi acara.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
01:41
02:14
15:39
01:02
02:30

Viral