news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi penganiayaan..
Sumber :
  • Antara

Geger! Mayor TNI AL Diduga Aniaya Polisi hingga Tak Sadarkan Diri

Keributan hebat pecah di kawasan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut berpangkat Mayor berinisial MOT (40) diduga mengamuk hingga membuat seorang polisi tumbang tak sadarkan diri di tengah jalan.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Keributan hebat pecah di kawasan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut berpangkat Mayor berinisial MOT (40) diduga mengamuk hingga membuat seorang polisi tumbang tak sadarkan diri di tengah jalan.

Kejadiannya Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Korban belakangan diketahui merupakan Kepala Unit Samapta Polsek Tegalsari, Inspektur Polisi Satu Agus Mujiono.

Dia harus dilarikan ke rumah sakit (RS) usai mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Polisi Hadi Ismanto rak menampik ada kejadian ini.

"Pada hari Minggu, 24 Mei 2026 pukul 02.15 WIB telah terjadi pemukulan terhadap Iptu Agus Mujiono, Kanit Samapta Polsek Tegalsari, sehingga mengakibatkan korban pingsan dan dirawat di RS William Booth, Surabaya," kata dia kepada wartawan, Sabtu, 30 Mei 2026.

Adapun peristiwa bermula saat warga melapor ke Call Center 110 terkait keributan di sebuah tempat hiburan bernama Hensman Coffee and Spirit di Jalan Dr Wahidin, Surabaya, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam laporan itu, warga menyebut ada seorang pria yang mengaku anggota TNI sambil membawa senjata tajam jenis parang.

Kapolsek Tegalsari Ajun Komisaris Polisi Pandhu Bimantara bersama Iptu Agus Mujiono kemudian bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan personel Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya. Saat tiba di lokasi, aparat menemukan sebilah parang.

Namun pria yang diduga menjadi sumber keributan disebut sudah masuk ke dalam mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi W 1068 EH lalu kabur meninggalkan lokasi. Petugas gabungan pun melakukan pengejaran hingga akhirnya kendaraan tersebut berhasil dihentikan di kawasan Jalan MH Thamrin sekitar pukul 02.10 WIB. 

Situasi mendadak memanas saat petugas meminta pelaku menunjukkan kartu tanda anggota (KTA). Mayor MOT diduga tersulut emosi dan langsung mengamuk ke arah aparat yang ada di lokasi.

Iptu Agus yang berada paling dekat dengan pelaku berusaha menghindar. Namun dia terpeleset hingga kepalanya menghantam aspal. Belum sempat bangkit, korban diduga kembali dipukul di bagian kepala hingga akhirnya tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Tak hanya polisi, seorang warga sipil juga diduga menjadi sasaran amukan pelaku. Kepala Bagian Penerangan AAL (Akademi Angkatan Laut), Letkol Laut (KH) Arief Kurnianto membenarkan bahwa Mayor MOT merupakan anggota TNI AL.

Namun, mereka membantah adanya aksi pembacokan dalam kejadian tersebut. Menurut Arief, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku berupa pemukulan menggunakan tangan kosong.

"Tidak ada yang dibacok," tutur Arief.

Mayor MOT sendiri telah diamankan dan menjalani pemeriksaan internal di Provos TNI AL. Pihak Angkatan Laut juga mengaku sudah menemui korban dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Meski disebut sudah ada upaya damai, proses hukum terhadap Mayor MOT dipastikan tetap berjalan dan yang bersangkutan kini telah ditahan.

"Sudah diperiksa di Provos kita. Kita mengucapkan mohon maaf, beliaunya sudah mengaku. Intinya Pimpinan Angkatan Laut memohon maaf untuk kejadian ini. Tapi dari pihak kami angkatan laut, AL, sudah mendatangi korban dan diterima dengan baik. Pelakunya juga kami ajak dan telah meminta maaf," ujar dia lagi.

Foe Peace Simbolon

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral