news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi saat Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua.
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Reaksi Santai Dedi Mulyadi Dituduh Menipu Warga Kalimantan Timur, Korban Ngaku Diminta Uang hingga Dijanjikan Pekerjaan

Belakangan diketahui, kemarahan tersebut dipicu karena korban merasa telah ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai Dedi Mulyadi.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:08 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM merespons tuduhan seorang warga Kalimantan Timur yang menjadi korban penipuan berkedok dirinya.

Peristiwa itu mencuat setelah beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria melontarkan kata-kata kasar dan menyebut Dedi Mulyadi sebagai penipu. 

Belakangan diketahui, kemarahan tersebut dipicu karena korban merasa telah ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai Dedi Mulyadi.

Pelaku diduga memanfaatkan teknologi AI untuk membuat panggilan video dengan wajah dan suara menyerupai Dedi Mulyadi. Korban yang percaya dengan identitas palsu tersebut akhirnya mengalami kerugian.

Akibat kejadian itu, pria tersebut mengira bahwa sosok yang berkomunikasi dengannya benar-benar KDM.

Menanggapi tuduhan tersebut, Dedi Mulyadi mengaku tidak merasa terganggu. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap ingin membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, termasuk korban penipuan tersebut.

“Saya dituduh apa pun, dibuat brand apa pun oleh siapa pun, bagi saya tidak ada masalah. Yang penting saya akan tetap berbuat sekemampuan saya terhadap sesama manusia,” ujar Dedi Mulyadi. 

Korban disebut tidak hanya sekali menjadi sasaran penipuan. Ia mengaku pernah tertipu dalam modus lain.

Menurut Dedi Mulyadi, korban sempat diminta menyerahkan sejumlah uang dengan iming-iming hadiah yang harus ditebus. Setelah itu, korban mendapat tawaran pekerjaan di Jakarta yang ternyata tidak pernah ada.

“Saya tahu Bapak katanya membayar uang tebusan. Kemudian mendapat informasi pekerjaan di Jakarta, tetapi setelah datang ke Jakarta pekerjaannya tidak ada,” katanya.

Meski tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kasus tersebut, Dedi Mulyadi mengatakan dirinya telah meminta jajaran terkait untuk menjalin komunikasi dengan korban dan mencari solusi atas masalah yang dialaminya.

“Meskipun Bapak warga Kalimantan Timur, tetapi sekemampuan saya akan bantu menyelesaikan. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang tertipu. Akibat tertipunya sama AI, marahnya sama saya,” ucap KDM. (nba)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral