- Istimewa
Misteri Penemuan Mayat Perempuan dengan Kondisi Luka Bakar di Sumatera Selatan Akhirnya Terpecahkan, Pelakunya Mantan Pacar
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri penemuan mayat perempuan dengan kondisi luka bakar di aliran Sungai Enim 3, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Sumatera Selatan akhirnya terpecahkan.
Dalam kasus ini, teridentifikasi bahwa korban berinisial APS (23). APS merupakan seorang ibu rumah di Kecamatan Gunung Megang. Sebelumnya, dia dilaporkan hilang selama empat hari oleh keluarganya.
Sementara itu, terduga pelaku berinisial MAP (33). MAP merupakan mantan kekasih APS.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengatakan terduga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad pada Rabu (27/5/2026).
"Ini merupakan kejahatan yang sangat keji di mana pelaku tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga berusaha menghilangkan jejak dengan membakar jenazahnya sebelum dibuang ke sungai," katanya, Jumat (29/5/2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhamad Andrian memaparkan pembunuhan dipicu rasa sakit hati tersangka akibat perkataan korban.
"Tersangka dan korban awalnya menyewa kamar sebuah penginapan pada Minggu (24/5/2026). Saat itu, korban meminta dibelikan iPhone. Namun, tersangka menolak dengan alasan korban masih berstatus istri orang dan belum bercerai. Penolakan ini memicu cekcok mulut yang berujung pada tindakan kekerasan," terangnya.
Andrian menyebut peristiwa pembunuhan terjadi saat MAP tersulut emosi. Dia langsung menindih dan mencekik leher korban hingga tewas di atas kasur penginapan.
Setelah memastikan korban tidak bernapas, sambung dia, MAP mengunci kamar dari luar dan pulang ke rumahnya sambil membawa kabur HP korban.
Keesokan harinya atau pada Senin (25/5/2026) dini hari, tersangka kembali ke penginapan untuk menghilangkan jejak kejahatannya.
Dia membungkus jasad korban menggunakan seprai lalu memasukkannya ke ember besar. Dengan mobilnya, dia sempat membeli bahan bakar jenis Pertalite.
Setelah itu, MAP menuju kawasan jembatan Enim 3. Setibanya di tebing pinggir sungai, dia menumpuk potongan kayu di atas ember berisi jenazah, menyiramkan bahan bakar dan membakarnya.
Setelah api padam, Andrian menyebut tersangka langsung membuang sisa jasad korban ke aliran Sungai Enim.
Jasad korban akhirnya ditemukan oleh tiga orang warga yang sedang bersantai di pembatas jalan.