- Nadiyas Utami Pratiwi
Slank Bikin Java Jazz Festival 2026 Hari Ketiga Pecah, Kaka Ajak Penonton Nyanyi Lagu Viral hingga Duet Bareng Margie Segers
Jakarta, tvOnenews.com - Penampilan grup band legendaris Slank sukses menjadi salah satu momen paling meriah di hari ketiga The myBCA International Java Jazz Festival 2026 yang digelar di NICE, PIK 2, Minggu (31/5/2026). Kehadiran Slank sekaligus menjadi penampilan perdana mereka di festival jazz terbesar di Indonesia itu setelah terakhir kali tampil 17 tahun lalu pada 2009.
Kembalinya Slank ke panggung Java Jazz Festival langsung disambut antusias ribuan penonton yang memadati myBCA Hall. Band yang digawangi Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee Negara itu tampil dengan konsep berbeda lewat aransemen lagu yang dipadukan dengan nuansa jazz.
Slank Buka Penampilan dengan “Bang Bang Tut”
Slank membuka penampilannya dengan lagu “Bang Bang Tut” yang langsung membuat suasana venue pecah. Meski ruangan myBCA Hall terasa dingin, Kaka tampil penuh energi tanpa mengenakan baju sambil mengajak penonton bernyanyi bersama.
Setelah itu, Slank melanjutkan penampilan dengan lagu “Tong Kosong” yang kembali membakar semangat para Slankers dan penonton Java Jazz Festival 2026.
Tak hanya membawakan lagu-lagu enerjik, Slank juga menghadirkan suasana nostalgia lewat lagu “Memori”. Lagu tersebut menjadi salah satu momen emosional yang membuat penonton ikut larut dalam suasana.
Bimbim Curhat dan Nyanyikan “Hey Nona Manis”
Di tengah penampilan, drummer sekaligus pendiri Slank, Bimbim, sempat berbincang dengan penonton. Ia mengungkapkan banyak kenangan yang kembali muncul saat Slank tampil lagi di Java Jazz Festival setelah belasan tahun.
Bimbim kemudian tampil menyanyikan lagu “Hey Nona Manis” dengan iringan permainan piano dari Abdee Negara. Penampilan sederhana namun hangat itu membuat suasana konser terasa lebih intim.
“Kenangan gue 17 tahun lalu di Java Jazz,” kata Bimbim di atas panggung.
Setelah itu, Slank kembali membawakan lagu andalan mereka, “Terlalu Manis”, yang langsung dinyanyikan bersama oleh para penonton di dalam venue.
Umumkan Album Baru ke-26 Slank
Di sela-sela konser, Kaka juga mengumumkan bahwa Slank akan merilis album terbaru mereka pada 5 Juni 2026 mendatang. Album tersebut menjadi album ke-26 sepanjang perjalanan karier Slank di industri musik Indonesia.
Kaka mengatakan, salah satu lagu yang sempat viral juga akan masuk dalam penampilan malam itu dengan aransemen berbeda khas Java Jazz Festival.
Tak lama kemudian, Kaka membawakan lagu “FFFF” yang sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan publik. Penampilan lagu tersebut sukses membuat penonton histeris karena Kaka mengajak seluruh penonton ikut bernyanyi bersama.
Suasana myBCA Hall pun berubah menjadi lautan suara penonton yang kompak mengikuti setiap lirik yang dinyanyikan Kaka.
Momen Spesial Duet Slank dan Margie Segers
Salah satu kejutan terbesar dalam penampilan Slank malam itu adalah kolaborasi dengan penyanyi jazz senior Margie Segers. Kaka mengaku sangat senang karena akhirnya bisa mewujudkan salah satu mimpinya tampil bersama Margie Segers di Java Jazz Festival 2026.
“Ada mimpi beberapa yang belum kesampaian, alhamdulillah di JJF 2026 ini akan ada mimpi yang kesampaian dalam beberapa menit lagi. Kita akan duet sama the one and only Margie Segers,” ujar Kaka.
Sementara itu, Margie Segers mengaku merasa terhormat bisa tampil bersama Slank di atas panggung Java Jazz Festival 2026.
“Ini adalah honor bisa tampil sama Slank. Saya sudah lama ingin main sama Slank, enggak tahunya terjadi malam ini,” kata Margie Segers.
Ia juga menyebut momen tersebut terasa spesial karena perjalanan panjangnya di dunia musik akhirnya bisa dirayakan bersama Slank di Java Jazz Festival.
Duet Slank dan Margie Segers pun langsung mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memenuhi venue.
Penampilan Ditutup Medley Lagu Ikonik
Menjelang akhir penampilan, Slank membawakan medley lagu “I Miss U But I Hate U My Girl”. Dalam penampilan tersebut, Slank juga menyisipkan bagian lirik “Seperti Para Koruptor” sebelum kembali ke lagu utama.
Penampilan penutup itu sukses membuat penonton terus bernyanyi hingga lagu selesai dimainkan.
Kembalinya Slank ke Java Jazz Festival 2026 menjadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian di hari ketiga festival musik tersebut. Selain menghadirkan nostalgia, Slank juga menunjukkan eksplorasi musik baru lewat perpaduan rock dan jazz dalam aransemen lagu-lagu mereka.
Penampilan itu sekaligus membuktikan bahwa Slank masih menjadi salah satu band paling berpengaruh di Indonesia dengan energi panggung yang tetap kuat meski telah puluhan tahun berkarya. (nsp)