- Dok. Setpres
Permasalahan Fiskal Era Prabowo Subianto Disebut Akibat Warisan Presiden Sebelumnya
Jakarta, tvOnenews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut persoalan fiskal yang hadapi Presiden RI, Prabowo Subianto merupakan warisan pemimpin sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto usai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Mesjid At-Taufiq, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
"Kita melihat sekarang kan Presiden Prabowo kita lihat menghadapi berbagai persoalan fiskal. Itu bukan karena dari Presiden Prabowo tapi karena juga akibat-akibat sebelumnya," katanya.
Lantas ia menyoroti soal kebijakan bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan dengan cara membabi buta saat era Presiden sebelumnya yang mencapai 13 miliar US Dolar.
"Bagaimana saat itu misalnya untuk kepentingan elektoral dipakai belanja Bansos yang begitu besar, dalam hitungan para pengamat-pengamat politik luar itu mencapai lebih dari 13 miliar US dolar," jelasnya.
Tak hanya itu, terdapat pembangunan infrastruktur yang justru tidak membawa dampak berkelanjutan, seperti upaya pemindahan Ibu Kota hingga kebijakan yang menguntungkan pihak tertentu.
"Kemudian belanja-belanja infrastruktur yang tidak memberikan multiplier effect, pemindahan Ibu Kota, kebijakan hilirasi yang menguntungkan oligarki," jelasnya.
Oleh karena itu, tegas Hasto warisan kepemimpinan sebelumnya membawa cacat hukum, politik hingga demokrasi.
"Ini yang kemudian digugat, ini kerusakan-kerusakan sistem hukum, sistem politik, sistem demokrasi itu pasti nanti rakyat akan bertanya," tandasnya.(aha/raa)