- BPMI Istana Negara
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik
Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1967 itu menyelesaikan pendidikan sarjana di IPB pada 1990.
Setelah itu, Dadan melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, dan meraih gelar doktor di Leibniz Universität Hannover, Jerman, dengan fokus pada bidang entomologi terapan.
Karier Dadan tidak hanya berkutat di dunia akademik. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan IPB, termasuk Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB.
Selain itu, Dadan juga pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara.
Saat dipercaya memimpin BGN, Dadan mendapat tugas besar untuk mengawal pemenuhan gizi nasional, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Badan Gizi Nasional bertugas merumuskan kebijakan, melakukan koordinasi, hingga pengawasan dalam pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.
Dadan pun menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2) lalu.
Dadan dilantik sebagai Kepala BGN di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 19 Agustus 2024. Jabatannya kini diemban oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN. (aag)