news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang.
Sumber :
  • tvOnenews/Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Rabu, 3 Juni 2026 - 00:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik S Deyang tak diragukan lagi.

Pasalnya, baru-baru ini sebagian publik menyoroti sepak terjang Nanik S Deyang, yang kerap sidak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG).

Sidak yang menjadi sorotan sebagian publik, yakni ketika Nanik S Deyang lakukan sidak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ponorogo, pada Senin (9/2/2026).

Pasalnya, dari sidak tersebut, Nanik S Deyang temukan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG) di bawah kandang burung wallet.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang.
Sumber :
  • Antara

Melihat kondisi itu, Nanik S Deyang geram   hingga dirinya memberikan sanksi.

"Masa dapur untuk anak-anak di bawah kandang burung walet? Itu tidak benar," ujar Nanik, Sabtu (14/2/2026).

Bahkan, ia menyatakan tidak akan mentolerir potensi risiko pencemaran terhadap makanan penerima manfaat program MBG. Sebab menurutnya keselamatan anak yang utama.

"Keselamatan anak-anak ini harus dijaga. Tidak boleh ada kompromi," tegasnya.

BGN pun langsung menginstruksikan agar dapur SPPG tersebut dipindahkan ke lokasi yang lebih layak. Nanik lantas memberi waktu 3 bulan. Jika tidak dipindahkan maka SPPG akan dicabut.

"Kalau tidak, akan ada tindakan," katanya.

Instruksi Nanik tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama jajaran BGN, Satgas MBG Kabupaten Ponorogo, serta pemerintah daerah. 

Profil Lengkap Nanik S Deyang

Nanik Sudaryati Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana.

"Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Dayang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026).

Penunjukan tersebut menempatkan Nanik itu sebagai pimpinan lembaga yang bertanggung jawab mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lantas bagaimana sepak terjang Nanik?

Sebelum Nanik S Deyang dipercaya memimpin BGN, Nanik lebih dulu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan badan negara sejak Presiden Prabowo Subianto membentuk Kabinet Merah Putih pada 2024.

Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. 

Ia memulai karier profesional sebagai wartawan di Tabloid Bangkit sebelum kemudian meniti karier di berbagai perusahaan media nasional.

Kariernya berkembang tak hanya sebagai jurnalis, tetapi juga di level manajemen media.

Berdasarkan Data Pers 2014, Nanik pernah menjabat sebagai pemimpin umum majalah Femme, direktur utama tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di sejumlah media, seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di dunia jurnalistik membuat Nanik dikenal aktif mengikuti berbagai isu sosial, ekonomi, dan politik. 

Nanik juga terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Nama Nanik mulai mendapat perhatian lebih luas saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. 

Saat itu ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024, Nanik dipercaya masuk dalam jajaran pemerintahan. 

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029.

Pada Juni 2025, Nanik juga sempat ditunjuk sebagai komisaris independen PT Pertamina (Persero).

Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi wakil kepala BGN sekaligus diberhentikan dari jabatannya di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. (aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
01:06
03:52
04:26
01:37
01:24

Viral