- tvOnenews.com/Wildan M.
Rupiah Terpuruk Rp17.926, Pemerintah Didorong Percepat Hilirisasi untuk Menopang Fondasi Ekonomi
“Nah, ini yang sangat sulit sekali sampai sekarang karena apa kita lihat bahwa pembentukan pertumbuhan ekonomi itu 50 persen dari daya beli masyarakat ya baru di situ baru investasi,” kata Ibrahim.
Ia menilai perlambatan investasi membuat agenda hilirisasi dan penguatan sektor riil menghadapi tantangan yang semakin berat.
“Nah, investasi itu sangat menurun ya sehingga penguatan sektor riil dan hilirisasi ini sangat berat sekali ya dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.
Meski demikian, Ibrahim menegaskan pemerintah tetap harus menjalankan agenda transformasi ekonomi secara konsisten, termasuk memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“Tetapi kita harus optimis bahwa mendorong industrialisasi dan ekonomi biru ya serta meningkatkan produktivitas sektor utama ya seperti pertanian menuju swasembada pangan ini harus dilakukan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa berbagai kebijakan ekonomi yang ada saat ini masih menghadapi persoalan sinkronisasi antarsektor sehingga membutuhkan koordinasi yang lebih kuat.
“Walaupun kita lihat banyak hal-hal yang ya tidak ini ya, tidak sinkron, tetapi pemerintah harus melakukan penguatan sektor riil dan hilirisasi,” ujar Ibrahim. (agr/muu)