news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (4/6/2026)..
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Purbaya: Ada Isu Kebijakan Pemerintah Ngawur, Fiskal Ugal-ugalan, Enggak Begitu!

Purbaya menyebut defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Mei 2026 berada di level sekitar 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Kamis, 4 Juni 2026 - 13:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terjadi karena kebijakan pemerintah dan kondisi fiskal berantakan.

“Anda pasti menuduh kebijakan fiskal, kan? Banyak yang bilang gara-gara fiskalnya berantakan,” kata Purbaya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (4/6/2026).

Dia menjelaskan kondisi fiskal Indonesia justru menunjukkan perbaikan. Purbaya menyebut defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Mei 2026 berada di level sekitar 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Kalau saya enggak salah hitung ya, 1,7-1,8 persen dari PDB. Jadi kalau di situ anggaran kita aman sekali. Cuma orang enggak akan pakai itu kan sekarang. Pasti mereka akan lihat yang paling jelek,” kata Purbaya.

Dia meyebut sebagian pihak masuh menilai kondisi fiskal berdasarkan skenario terburuk sehingga mereka mengabaikan poin-poin yang menunjukkan perbaikan.

“Tapi enggak apa-apa. Kita akan hitung, kita selalu hitung berdasarkan prediksi ekonomi dan prediksi yang benar, bukan hanya sekian persekian kali sekian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Purbaya menambahkan surplus primer APBN pada Mei kembali mencatatkan angka positif dan lebih tinggi dibandingkan April. Selain itu, penerimaan pajak juga menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan pada 2025.

“Tumbuhnya 22 persen lebih. Jadi reformasi di perpajakan sudah menghasilkan peningkatan pendapatan perpajakan yang amat signifikan. Sehingga anggaran kita amat aman,” kata dia.

“Jadi kalau ada isu pemerintah kebijakannya ngaur, fiskalnya ugal-ugalan, enggak begitu. Kita makin bagus,” pungkas Purbaya. (saa/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:59
00:59
00:51
01:50
10:51
02:15

Viral