News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Rem Penambahan Anggaran Karantina, Penguatan Biosekuriti Harus Bertahap

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan, bahwa penguatan kapasitas Badan Karantina Indonesia (Barantin) harus dilakukan secara bertahap.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:34 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan, bahwa penguatan kapasitas Badan Karantina Indonesia (Barantin) harus dilakukan secara bertahap karena ruang fiskal pemerintah masih berada dalam kondisi defisit.

Penegasan tersebut disampaikan Purbaya saat menerima Kepala Badan Karantina Indonesia beserta jajaran di Kantor Kementerian Keuangan. 

Dalam pertemuan itu, Kepala Barantin memaparkan sejumlah program prioritas, mulai dari penguatan sistem biosekuriti nasional, percepatan integrasi layanan karantina dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui National Logistics Ecosystem (NLE), optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), hingga penguatan laboratorium, sarana-prasarana, dan digitalisasi layanan karantina.

Menanggapi usulan tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah mendukung penguatan kapasitas Barantin karena memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan hayati nasional sekaligus menopang kelancaran perdagangan. 

Namun, menurutnya, setiap program harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara dan prioritas pembangunan.

“Anggaran kita saat ini masih defisit sehingga kita harus betul-betul hati-hati ketika menambah pengeluaran baru. Saya pikir karantina memang penting, tetapi pelaksanaannya perlu dilakukan secara bertahap sesuai prioritas,” ujar Purbaya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).

Purbaya menilai langkah paling mendesak adalah memperkuat pengawasan lalu lintas barang dari dan ke luar negeri. Menurutnya, pengawasan yang lebih efektif akan menjadi benteng utama untuk mencegah masuknya hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga mengancam ketahanan pangan nasional.

Untuk mendukung pengawasan tersebut, Kementerian Keuangan juga mendorong pemanfaatan infrastruktur scanner secara terpadu antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan Badan Karantina Indonesia. 

Skema ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas pengawasan, tetapi juga menghindari duplikasi investasi pemerintah.

“Kita ingin investasi pemerintah dilakukan secara tepat sehingga fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan bersama oleh instansi terkait. Dengan begitu, pengawasan semakin efektif sekaligus mendorong efisiensi penggunaan anggaran,” ujar dia.

Sebagai tindak lanjut, Purbaya menginstruksikan Badan Karantina Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Lembaga National Single Window (LNSW) untuk memperkuat koordinasi teknis sebelum integrasi layanan diterapkan secara menyeluruh. 

Koordinasi tersebut mencakup kesiapan sistem, prosedur operasional, hingga mekanisme pertukaran data agar layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan terintegrasi. (agr/cmi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sayembara Tangkap Begal KDM Tuai Kritik dari Menko Kumham Imipas, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan

Sayembara Tangkap Begal KDM Tuai Kritik dari Menko Kumham Imipas, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan

Sayembara tangkap begal berhadiah jutaan rupiah yang digagas KDM tuai kritik dari Menko Kumham Imipas, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan.
Prabowo Gratiskan Bea Masuk untuk Industri MRO dan Petrokimia, Biaya Produksi Dipangkas

Prabowo Gratiskan Bea Masuk untuk Industri MRO dan Petrokimia, Biaya Produksi Dipangkas

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut arahan Prabowo untuk membantu dunia usaha hadapi tekanan ekonomi.
Timnas Day! Ini Cara Beli dan Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026

Timnas Day! Ini Cara Beli dan Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026

PSSI resmi membuka penjualan tiket untuk dua laga kandang Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2026. Berikut cara pembelian dan daftar harga tiketnya.
PDIP Jatim Soroti Persoalan Anak Muda, dari Lapangan Kerja hingga Biaya Hidup

PDIP Jatim Soroti Persoalan Anak Muda, dari Lapangan Kerja hingga Biaya Hidup

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menyatakan akan memperluas ruang dialog dengan kalangan muda sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat.
Harlin E. Rahardjo Optimistis Athlon Sawangan Lahirkan Atlet Renang Berprestasi untuk Indonesia

Harlin E. Rahardjo Optimistis Athlon Sawangan Lahirkan Atlet Renang Berprestasi untuk Indonesia

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyambut positif kehadiran kawasan olahraga terpadu Athlon Sawangan di Bojongsari, Kota Depok.
Komentar Berkelas John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Pelatih Garuda Ogah Remehkan Kekuatan Lawan

Komentar Berkelas John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Pelatih Garuda Ogah Remehkan Kekuatan Lawan

Timnas Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Piala AFF 2026. Skuad Garuda dijadwalkan hadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7).

Trending

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, resmi menjalani masa penahanan.
Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

AFF mengumumkan nomor punggung tim peserta Piala AFF 2026 pada Jumat (24/7/2026), termasuk nomor punggung yang digunakan pemain Timnas Indonesia. 
Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Eks Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah dilakukan penahanan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), oleh Tim Penyidik (Tim Sembilan) Kejaksaan Agung, pada Jumat (24/7/2026).
Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung Rudi Margono mengatakan bahwa Febrie Adriansyah masih menerima gaji meski telah mundur dari Jampidsus.
Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Intip formasi terbaik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 setelah PSSI resmi mengumumkan daftar 26 pemain. Skuad Garuda diprediksi bakal bercita rasa Eropa.
Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, secara resmi memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusannya dalam Kongres IX SEMMI yang mengusung tema "SEMMI Satu Wujudkan Astacita".
Betapa Takutnya Media Vietnam Lihat Skuad Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2026, Akui Garuda Bisa Raih Gelar Juara

Betapa Takutnya Media Vietnam Lihat Skuad Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2026, Akui Garuda Bisa Raih Gelar Juara

Pengumuman skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 mendapat sorotan dari media Vietnam. Mereka menilai kekuatan Garuda kini jauh lebih siap untuk bersaing.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT