- Kemenag
Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA, Ini Daftar Nama-Namanya
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) membuat gebrakan baru dalam transformasi Kantor Urusan Agama (KUA) dengan melantik 15 perempuan dari unsur Penyuluh Agama Islam sebagai Kepala KUA.
Pelantikan ini menjadi bagian dari pengangkatan 258 Kepala KUA baru dari berbagai daerah yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Pelantikan ini juga merupakan implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2024 serta Keputusan Menteri Agama Nomor 1644 Tahun 2025 yang memberikan kesempatan kepada Penyuluh Agama Islam untuk menduduki jabatan Kepala KUA.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan pelantikan tersebut menandai dimulainya era baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif dan berorientasi pada penguatan layanan keagamaan.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh fungsi KUA dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan masyarakat.
Abu Rokhmad menjelaskan, transformasi KUA tidak hanya berkaitan dengan perubahan kelembagaan, tetapi juga peningkatan mutu pelayanan. Karena itu, Kementerian Agama membuka kesempatan yang setara bagi pejabat fungsional Penghulu maupun Penyuluh Agama Islam untuk memimpin KUA.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang menempatkan KUA sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan.
“Dengan kesempatan yang sama bagi penghulu dan penyuluh agama Islam, diharapkan seluruh fungsi KUA dapat terlaksana maksimal dan seluruh jenis layanan KUA dapat disediakan secara proporsional,” ujar Abu Rokhmad di sela acara pelantikan, Kamis (4/6/2026).
Ia menilai kehadiran perempuan dalam jajaran pimpinan KUA menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pengalaman para penyuluh perempuan dalam mendampingi keluarga, majelis taklim, dan berbagai komunitas keagamaan dinilai menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan KUA yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut Abu Rokhmad, peran KUA saat ini telah berkembang jauh melampaui fungsi pencatatan pernikahan. KUA kini menjadi pusat layanan keagamaan yang mencakup pembinaan keluarga, bimbingan perkawinan, kemasjidan, zakat dan wakaf, hisab rukyat, hingga penguatan kehidupan beragama masyarakat.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala KUA saat ini akan menjadi momentum bersejarah tentang era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” tegas Abu.
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, Muhammad Zain, mengatakan pengangkatan Kepala KUA dari kalangan Penyuluh Agama Islam merupakan hasil proses panjang yang dijalankan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.
Menurut Muhammad Zain, pengangkatan tersebut juga menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam memperluas ruang pengabdian aparatur sipil negara yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Kehadiran para penyuluh perempuan sebagai Kepala KUA diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan publik yang berorientasi pada kebutuhan umat.
“Biro SDM berkomitmen memastikan setiap proses pengangkatan jabatan berjalan sesuai prosedur dan mendukung kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Muhammad Zain.
Dari total 258 Kepala KUA yang dilantik, sebanyak 15 di antaranya merupakan perempuan yang berasal dari jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam. Mereka berasal dari berbagai daerah dan menjadi bagian dari sejarah baru kepemimpinan KUA di Indonesia.
Adapun 15 perempuan yang dilantik sebagai Kepala KUA yakni:
- Andi Ariani Hidayat – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa.
- Uun Kurniasih – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu.
- Lilik Hanifah – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.
- Siti Khotijah – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.
- Thuchfatul Syafa'atun Muniro – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan.
- Siti Mustaqilah – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.
- Mufaroha – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan.
- Sainiyah – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan.
- Eijiyah Ainun Bisari – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau.
- Siti Zahirah Said – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan.
- Mustika – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan.
- Sri Sartika – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau.
- Siti Hajir – Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh.
- Rapika – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu.
- Pitriani – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu. (rpi)