- Antara
Ruang Kelas Rusak, Siswa SDN 1 Babadan Tulungagung Sementara Belajar di Tenda BPBD
Jakarta, tvOnenews.com - Proses perbaikan dua ruang kelas yang mengalami kerusakan parah di SDN 1 Babadan, Karangrejo, Tulungagung, akan segera dilakukan.
Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terhenti, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk menyediakan sarana belajar sementara.
Kabid SD Dinas Pendidikan Tulungagung, Dwi Teguh Prasetya, mengungkapkan bahwa saat ini para siswa terpaksa memanfaatkan musala dan ruang perpustakaan sekolah untuk kegiatan belajar maupun ujian.
Mengingat jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 63 orang, pihaknya berencana mendirikan dua unit tenda darurat.
"Kami masih berkoordinasi dengan pihak sekolah. Kemungkinan tenda akan dipasang bersamaan dengan dimulainya pembangunan ruang kelas yang rusak," ujar Dwi, dikutip Sabtu (6/6).
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.
Pihaknya telah menyiagakan tenda berukuran 6 x 12 meter untuk kebutuhan siswa. Namun, pemasangannya baru akan dilakukan setelah jadwal ujian sekolah rampung agar konsentrasi siswa tidak terganggu.
"Tenda darurat akan digunakan sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses pembangunan," jelas Sudarmadji.
Lebih lanjut, Sudarmadji menegaskan bahwa penyediaan fasilitas ini tidak akan mengurangi kesiapsiagaan BPBD Tulungagung dalam menanggapi potensi bencana alam di wilayah tersebut.
Pihaknya kini hanya menunggu surat permintaan resmi dari pihak sekolah sebagai dasar teknis penyesuaian kapasitas tenda yang dibutuhkan.
"Kami siap membantu. Tinggal menunggu permintaan resmi dari pihak sekolah agar kebutuhan kapasitas dapat disesuaikan," ujarnya. (ant/dpi)