Diduga lantaran cemburu, seorang pria warga Ngunung, Kabupaten Tulungagung, nekat membakar rumah milik HI, warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol.
Kompetisi Liga 4 kembali menjadi perhatian publik setelah insiden tendangan kungfu yang melibatkan pemain PS Putra Jaya Pasuruan Hilmi Gimnastiar, terhadap pemain
Aksi brutal pemain Putra Jaya Pasuruan bukanlah yang pertama, inilah momen mengerikan yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia sampai menelan korban jiwa.
Muhammad Hilmi Gimnastiar, gelandang Putra Jaya Pasuruan, menjadi sorotan usai melayangkan tendangan keras ke dada pemain Perseta 1970 Tulungagung di Liga 4.
Pertandingan sepak bola Liga 4 Zona Jawa Timur dalam lanjutan babak 32 besar yang mempertemukan Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungagung berlangsung sengit dan penuh tensi.
Muhammad Hilmi langsung dipecat Putra Jaya Pasuruan setelah aksi tidak sportifnya layangkan tendangan kungfu terhadap pemain Perseta Firman Nugraha di Liga 4.
Program Kosabangsa 2025 yang merupakan kolaborasi antara dua universitas yang menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para petani kopi di Desa Jengglungharjo.
Harapan 171 warga prasejahtera lain di Kabupaten Tulungagung akhirnya terwujud berkat program âBerbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapanâ dari PT PLN (Persero).
Siswa SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung, yang keracunan setelah mengkonsumsi menu MBG, total mencapai 68 siswa, rata rata mereka mengalami mual dan sakit perut.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".