news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027..
Sumber :
  • Antara

Lima Wilayah Catat Progres Tertinggi, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 71,13 Persen

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan seluruh pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II rampung pada 20 Juni 2026. 
Minggu, 7 Juni 2026 - 03:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan seluruh pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II rampung pada 20 Juni 2026. 

Percepatan ini dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan oleh siswa pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, hingga 4 Juni 2026, pengerjaan di 93 titik lokasi menunjukkan tren positif dengan rata-rata progres fisik mencapai 71,13 persen. 

Dari jumlah tersebut, terdapat 12 lokasi yang telah melampaui progres 80 persen atau masuk dalam kategori zona hijau.

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pengawasan melekat terhadap jalannya proyek ini.

Kerja sama lintas sektoral, termasuk koordinasi dengan penyedia jasa dan pemerintah daerah, terus ditingkatkan untuk meminimalkan hambatan.

“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat. Saat ini para penyedia jasa semakin optimistis dan bekerja lebih cepat untuk mengejar target penyelesaian,” jelas Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/6).

Sejauh ini, lima lokasi tercatat memiliki progres fisik paling tinggi. Posisi pertama dipimpin oleh Kota Semarang (86,58%), disusul Kabupaten Sragen (86,09%), Kota Bengkulu (85,77%), Kota Medan (85,69%), dan Kabupaten Sidrap (84,83%). 

Di wilayah-wilayah ini, bangunan sekolah seperti asrama dan ruang kelas sudah mulai terlihat utuh dan tinggal memasuki tahap penyelesaian akhir.

Dody mengakui bahwa pengerjaan proyek Sekolah Rakyat Tahap II ini memiliki tantangan waktu yang cukup ketat. Hal inilah yang mendasari perlunya pengendalian intensif di setiap lokasi.

“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Idealnya mungkin sembilan bulan, tetapi kondisi yang ada mengharuskan kita bergerak lebih cepat. Karena itu pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,” tambahnya.

Dalam hal sumber daya manusia, proyek berskala besar ini telah menyerap 78.113 tenaga kerja hingga awal Juni 2026. 

Guna memastikan target 20 Juni terpenuhi, Kementerian PU juga melakukan penguatan personel dengan melibatkan tenaga bantuan dari TNI di beberapa lokasi yang memerlukan percepatan tambahan. 

Langkah ini diharapkan dapat menjamin hak pendidikan masyarakat terpenuhi tepat pada waktunya. (ant/dpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral