news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi TNI.
Sumber :
  • unsplash.com/Sushanta Rokka

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Senin, 8 Juni 2026 - 00:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.

Hal ini diunggah dalam akun Instagram @maluku_info dengan keterangan “Lelaki Boti Lolos Seleksi Jadi TNI, Cowoknya Umbar Kemesraan”.

Terlihat dalam unggahan gambar, pria yang lolos menjadi anggota TNI tengah berfoto dengan seorang pria yang diduga menjadi pemicu disebut LGBT.

Kemudian terlihat, keduanya juga membuat konten joget. Selain itu, juga terlihat anggota TNI tersebut berjalan dan divideokan oleh pria tersebut.

Selanjutnya terlihat pada postingan akhir, foto kedua pria tersebut berfoto bersama dan diunggah dengan emoticon love.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti soal video yang beredar tersebut, dan melakukan pendalaman, ternasuk memeriksa pihak terkait.

TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh melalui pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisik, pemeriksaan Mental Ideologi serta penelusuran jejak digital,” kata Donny, kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Kemudian Donny menegaskan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit yang bersangkutan dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial.

“Fakta yang diperoleh menunjukkan bahwa konten yang viral berasal dari unggahan seorang warga sipil yang memiliki hubungan pertemanan dengan prajurit tersebut,” ungkap Donny.

Sementara itu, Donny menuturkan, unggahan itu kemudian berkembang menjadi berbagai spekulasi dan persepsi publik yang tidak sesuai dengan fakta hasil pemeriksaan. 

“Keterangan saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran jejak digital secara konsisten tidak menemukan indikasi adanya perilaku menyimpang sebagaimana yang dituduhkan,” tegasnya.

Kemudian TNI AD menegaskan bahwa institusi tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran disiplin maupun pelanggaran norma yang dilakukan prajurit. 

“Namun dalam kasus ini, hasil pendalaman tidak menemukan dasar yang cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran terkait LGBT ataupun perbuatan asusila. Meski demikian, pembinaan tetap akan dilakukan guna meningkatkan kehati-hatian dalam pergaulan dan penggunaan media sosial,” terangnya.(ars/raa)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral