- dok. Setpres
Istana Bantah Ada Rencana Reshuffle Besar-besaran Menteri Kabinet Merah Putih
Jakarta, tvOnenews.com — Istana Kepresidenan buka suara terkait maraknya spekulasi perombakan Kabinet Merah Putih yang belakangan beredar di ruang publik.
Pemerintah menegaskan hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk melakukan reshuffle, termasuk isu perombakan besar-besaran yang ramai diperbincangkan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan fokus utama pemerintah saat ini bukan pergantian pejabat, melainkan memastikan seluruh anggota kabinet bekerja maksimal menjalankan program-program pemerintahan.
“Sekali lagi dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana kalau tadi disebutkan perombakan apalagi besar-besaran terhadap Kabinet Merah Putih, belum ada,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (9/6/2026).
Menurut Prasetyo, seluruh jajaran kabinet saat ini diminta tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa isu reshuffle yang beredar saat ini tidak memiliki dasar karena belum pernah dibahas dalam agenda pemerintahan.
“Jadi sampai hari ini belum ada rencana itu. Nanti pada waktunya kalau memang diperlukan pasti akan kami sampaikan kepada saudara-saudara,” imbuhnya.
Salah satu isu yang mencuat adalah kabar ekonom senior Universitas Indonesia Chatib Basri disebut-sebut akan menggantikan posisi Menteri Keuangan.
Prasetyo secara tegas membantah kabar tersebut dan memastikan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan dalam waktu dekat.
“Itu tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle,” ujarnya.
Ia meminta publik tidak terburu-buru menghubungkan nama-nama tertentu dengan jabatan menteri karena pemerintah saat ini memang tidak sedang mempersiapkan perubahan komposisi kabinet.
“Karena memang memang sesungguhnya tidak sedang ada rencana pergantian. Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang Presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat,” kata Prasetyo. (agr/nsi)