- BPJS Kesehatan
Cerita Gibran Terbantu oleh JKN, Siswa Sekolah Rakyat yang Berjuang Melawan Hepatitis Autoimun
Di tengah proses pengobatan yang panjang, Gibran mengaku mendapatkan banyak perhatian dari lingkungan sekolahnya. Meskipun sehari-hari tinggal di asrama sekolah dan jauh dari orang tua, ia merasakan kehadiran para guru dan teman-temannya sebagai sumber kekuatan selama menjalani masa-masa sulit. Ia juga bersyukur karena semua rangkaian pelayanan kesehatan yang ia butuhkan dapat diakses tanpa harus memikirkan biaya yang besar berkat adanya Program JKN.
Kini kondisi Gibran berangsur membaik dan ia masih menjalani kontrol kesehatan secara rutin. Ia berharap dapat segera pulih sepenuhnya agar bisa kembali mengikuti kegiatan belajar dengan optimal dan mengejar cita-cita yang diimpikannya.
“Saya ingin cepat sembuh supaya bisa belajar dengan semangat lagi dan tidak sering izin sekolah. Saya mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah merawat saya dan Program JKN yang membantu pengobatan saya,” ungkapnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menyampaikan bahwa perlindungan kesehatan bagi anak usia sekolah merupakan hal yang sangat penting. Menurutnya, kondisi kesehatan yang terjaga akan mendukung anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, termasuk dalam menempuh pendidikan.
“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai. Melalui Program JKN, peserta dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medisnya tanpa terkendala biaya, sehingga mereka dapat fokus pada proses pemulihan dan kembali melanjutkan aktivitas belajar,” jelasnya.
Kisah Gibran menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Melalui Program JKN, peserta bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, termasuk masyarakat prasejahtera yang didaftarkan sebagai peserta PBI oleh pemerintah.
“Kami berharap Gibran dapat segera pulih dan dapat mengikuti seluruh aktivitas pembelajaran di sekolah dengan baik. Semoga pengalaman yang dialaminya menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan kesehatan melalui Program JKN,” tutupnya. (rpi)