news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto..
Sumber :
  • Setpres

Prabowo Sebut Indonesia Disukai Negara Lain: Kita Dikenal Tidak Mau Punya Musuh

Prabowo menegaskan bahwa kepentingan nasional hanya dapat dijaga dengan menjalin hubungan baik dengan seluruh negara tanpa memandang blok politik maupun militer.
Rabu, 10 Juni 2026 - 18:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia akan tetap berada di jalur politik luar negeri bebas aktif dan tidak akan terseret dalam rivalitas kekuatan besar dunia.

Di tengah memanasnya dinamika geopolitik global, Prabowo menilai kepentingan nasional hanya dapat dijaga dengan menjalin hubungan baik dengan seluruh negara tanpa memandang blok politik maupun aliansi militer.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Lampung, Rabu (10/6/2026).

“Kita bersahabat sama semua negara, kita bersahabat sama semua kekuatan, kita tidak mau terlibat dengan pakta-pakta militer siapa pun,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa prinsip tersebut langsung menjadi garis kebijakan pemerintahannya sejak hari pertama menerima mandat dari rakyat. Menurutnya, Indonesia hanya meneruskan warisan politik luar negeri yang telah dirintis para pendiri bangsa, yakni non-blok dan bebas aktif.

“Karena itu begitu saya menerima mandat sebagai Presiden, saya langsung, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non-aligned, politik non-blok, politik bebas aktif,” ujarnya.

Prabowo kemudian mengutip prinsip diplomasi yang selama ini menjadi pegangan dalam menjalankan hubungan internasional Indonesia.

“Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Ini adalah garis yang saya tempuh,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai kritik yang muncul terhadap pendekatan diplomasi pemerintah yang dinilai terlalu dekat dengan sejumlah negara besar. Prabowo menegaskan hubungan baik Indonesia dibangun dengan seluruh pihak tanpa pengecualian.

Ia mencontohkan kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan seluruh kekuatan global.

“Sekarang saya baik sama Presiden Putin (Presiden Rusia) baik saya, tapi saya baik juga sama Presiden Trump (Presiden AS). Di sini saya disalahkan, di situ saya disalahkan, tapi nggak ada masalah,” kata Prabowo.

Meski kerap menjadi sasaran kritik dari berbagai pihak, Presiden mengaku tidak terganggu selama kebijakan yang diambil diyakininya berada di jalur yang benar dan bertujuan melindungi kepentingan bangsa.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:48
14:55
05:24
01:08
07:01
04:10

Viral