news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Pertamax.
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube tvOneNews

Kenaikan BBM NonSubsidi di Tengah Ketidakpastian Global, PP Hima Persis Dukung Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi

Sejumlah pihak menyoroti kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Jumat, 12 Juni 2026 - 10:05 WIB
Reporter:
Editor :

Ia mendorong pemerintah memastikan komitmen melindungi masyarakat rentan tidak goyah meski tekanan global berlanjut, sekaligus tidak membuka celah bagi kenaikan harga BBM bersubsidi di kemudian hari.

“Kami mendukung pemerintah untuk terus berada di jalur yang berpihak pada rakyat kecil. Konsistensi inilah yang paling dinanti masyarakat. Keniscayaan bahwa di tengah ketidakpastian global, ada satu hal yang tidak ikut bergejolak, yaitu keberpihakan negara kepada mereka yang lemah,” tegas Sholahudin.

Selain soal harga, ia mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan stok BBM bersubsidi secara merata di seluruh daerah. 

Menurutnya, perlindungan harga akan kehilangan makna bila di lapangan masyarakat justru kesulitan memperoleh pasokan.

“Kepastian harga harus berjalan seiring dengan kepastian pasokan. Jangan sampai harga terjaga, tetapi stok langka di daerah-daerah, terutama di wilayah terpencil. Kami mendorong pemerintah dan Pertamina memastikan distribusi berjalan lancar dan merata hingga ke pelosok,” imbuhnya.

Sholahudin menutup dengan menegaskan bahwa sikap memahami konteks global dan sikap berpihak pada rakyat dapat berjalan beriringan. 

PP Hima Persis, kata dia, akan terus mengawal agar di tengah segala ketidakpastian, perlindungan terhadap masyarakat rentan tetap menjadi prioritas yang dijaga bersama.

“Memahami persoalan tidak berarti menutup mata pada tanggung jawab. Justru karena kita paham betapa beratnya tekanan global, kita semakin yakin bahwa melindungi rakyat kecil adalah pilihan yang harus terus diperjuangkan,” pungkasnya. (muu)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:12
02:31
01:33
05:01
01:00
01:55

Viral