News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Madiun Sukses Ciptakan Biodiesel Ramah Lingkungan dari Limbah MBG, Minyak Bekas, dan Ampas Tebu

Seorang warga lokal berhasil mengolah limbah dapur sisa MBG, ampas tebu, tepung ketela, hingga minyak jelantah menjadi BBM jenis biodiesel ramah lingkungan.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB
Warga Madiun Sukses Ciptakan Biodiesel Ramah Lingkungan dari Limbah MBG, Minyak Bekas, dan Ampas Tebu
Sumber :
  • Miftakhul Erfan

Madiun, tvOnenews.com – Sebuah terobosan luar biasa hadir dari Kota Madiun. Seorang warga lokal berhasil mengolah limbah dapur sisa Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ampas tebu, tepung ketela, hingga minyak jelantah menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis biodiesel berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. 

Keunggulan inovasi ini bahkan sudah dilirik oleh negara Nigeria, serta direncanakan diproduksi massal oleh Kementerian Pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inovator tersebut adalah Cahya Yudi Widianto, pemilik PT Marolis Cahaya Internasional yang beralamat di Jalan Sawahan, Kelurahan-Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 

Ia berhasil menyulap sampah organik menjadi sumber energi bernilai jual tinggi yang diberi nama  Biodiesel Marolis (BM-100), dengan kualitas yang mendekati BBM jenis Dexlite.

Prestasi ini pun memancing perhatian pihak berwenang. Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian Jakarta mengutus Ir. Yuris Tiyanto untuk datang langsung ke lokasi pabrik di Madiun guna memverifikasi proses produksi dan uji coba produk secara nyata.

Menurut penuturan Cahya Yudi Widianto saat ditemui di pabriknya, Sabtu (25/7)  bahan baku utama biodiesel ini berasal dari limbah dapur MBG yang ditampung lalu difermentasi untuk menghasilkan biomassa. 

Tak hanya itu, limbah minyak jelantah, ampas tebu, dan tepung ketela yang kaya akan karbon juga dicampurkan sebagai bahan pendukung.

“Proses pembuatan BBM Biodiesel ini menggunakan bahan dari limbah MBG, minyak bekas, ampas tebu, dan tepung ketela. Semua bahan tersebut banyak ditemukan dilingkungan kita dan gratis,”kata Cahya.

Setelah itu, sambung Cahya hasil fermentasi diproses kembali dengan campuran biomassa dipanaskan dengan suhu tertentu melalui metode de novo dan ex novo hingga menghasilkan biodiesel berkualitas tinggi yang dinamai BM-100.

“Prosesnya dari pupuk organik hasil fermentasi itu kitau ubah menjadi biosolar, caranya kita proses dengan de novo dan eksnovo,” imbuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi bahan limbah tadi kita fermentasi untuk dapatkan biomasa, lalu kita proses sehingga bakteri yang ada di limbah tadi saling menghasilkan karbon,” terang Cahya. 

Dari satu liter jelantah atau minyak goreng bekas bisa menghasilkan satu liter biodiesel. Itu juga berlaku prosesnya untuk limbah dapur MBG. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT