- Antara
Tiga Kecamatan di Medan Terendam Banjir, 1.500 Warga Terkena Dampak
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak tiga wilayah kecamatan di Kota Medan terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur pada Jumat (12/6) dini hari.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara mencatat sekitar 1.500 warga terdampak oleh bencana musiman tersebut.
Bencana ini dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi yang mulai merendam pemukiman warga menjelang waktu subuh.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengonfirmasi waktu terjadinya banjir tersebut.
"Berdasarkan laporan, banjir terjadi pada pukul 03.10 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi," ungkap Sri Wahyuni di Medan, Jumat.
Data BPBD menunjukkan bahwa wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Selayang, dan Medan Maimun.
Dari ketiga lokasi tersebut, Medan Johor menjadi titik terparah dengan total 800 jiwa dari 250 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Sementara itu, di Medan Maimun terdapat 506 jiwa (122 KK) dan di Medan Selayang tercatat 194 jiwa (80 KK).
Meskipun merendam banyak rumah, pihak otoritas melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa.
Laporan mengenai adanya pengungsi juga masih tercatat nihil.
Pemerintah setempat melalui BPBD Sumut dan instansi terkait di Kota Medan terus bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan serta memberikan bantuan darurat.
"Pemerintah Kota Medan melakukan pemantauan tinggi muka air daerah sungai dan daerah rawan banjir, mempersiapkan peralatan evakuasi, menggencarkan imbauan, dan memberikan bantuan logistik," jelas Sri Wahyuni yang akrab disapa Yuyun tersebut.
Selain memantau kondisi sungai, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penanganan logistik dan keselamatan warga di titik-titik rawan banjir tetap terjaga secara optimal. (ant/dpi)