news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi tersangka.
Sumber :
  • Istimewa

Kartel Narkoba Australia yang Ditangkap di Bali Ternyata Pentolan Geng Hells Angels

Fakta mengejutkan terungkap di balik penangkapan buronan internasional asal Australia, Angelo Pandeli, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Fakta mengejutkan terungkap di balik penangkapan buronan internasional asal Australia, Angelo Pandeli, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Sosok yang diburu aparat lintas negara itu ternyata bukan hanya diduga terlibat dalam jaringan narkotika internasional, tetapi juga disebut sebagai anggota penting geng motor terlarang Hells Angels.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap, Angelo merupakan salah satu figur berpengaruh dalam kejahatan terorganisasi lintas negara yang selama ini menjadi perhatian aparat penegak hukum internasional.

“Angelo Pandeli adalah tokoh Tindak Pidana Terorganisasi Lintas Negara yang sangat berpengaruh dan anggota penting dari Geng Sepeda Motor Terlarang ‘Hells Angels’,” tutur Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, Jumat, 12 Juni 2026.

Hells Angels sendiri dikenal sebagai salah satu geng motor outlaw terbesar dan paling terkenal di dunia. Organisasi yang berdiri di California, Amerika Serikat, pada 1948 itu kerap dikaitkan dengan berbagai aktivitas kejahatan terorganisasi oleh sejumlah otoritas penegak hukum dunia.

Menurut Eko, Angelo juga masuk dalam daftar buronan Interpol Blue Notice dan diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus impor narkotika skala besar ke Australia.

“Angelo Pandeli terakhir terlihat pada 09 Oktober 2025 di Manly, Australia dengan tindakan yang konsisten untuk menghindari penegak hukum,” ujarnya.

Sebelum ditangkap di Bali, aparat Australia memperoleh informasi bahwa Angelo berupaya meninggalkan negaranya secara diam-diam menuju Kamboja atau Vietnam dengan menggunakan paspor yang diduga diperoleh secara tidak sah.

“Melakukan koordinasi dengan Australian Federal Police dan melakukan deportasi terhadap Angelo Pandeli ke Australia. Melakukan Deportasi dengan Imigrasi Kelas I khusus TPI Ngurah Rai, Bali,” kata dia.

Adapun Angelo ditangkap dalam operasi gabungan yang melibatkan Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai pada Minggu, 7 Juni 2026.

Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima informasi dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA) terkait keberadaan Angelo yang diduga hendak melarikan diri menggunakan jet pribadi CAPA JET bernomor penerbangan N917CJ dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral