news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Kabar Gembira untuk Warga Jabar, 78 Ribu Siswa yang Gagal Masuk SMA/SMK Negeri Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis

Sebanyak 751 sekolah swasta telah mendaftarkan diri untuk bekerja sama dengan Pemprov Jabar, dalam program bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di negeri.
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:05 WIB
Reporter:
Editor :

"Iya karena mereka niat sekolah di negeri tapi tidak tertampung, pemerintah ngasih kompensasi," katanya.

Pemprov Jabar juga tengah menyiapkan skema pembiayaan, untuk membantu biaya pendidikan siswa yang masuk sekolah swasta melalui program tersebut.

Bantuan yang dirancang mencakup dana sumbangan pendidikan awal (DSP) sebesar Rp1,5 juta dan subsidi biaya pendidikan bulanan, sebesar Rp100 ribu per bulan atau Rp1,2 juta per tahun.

"Per siswa itu Rp100 ribu per bulan, jadi Rp1,2 juta per tahun dan DSP-nya Rp1,5 juta rencananya ya. Kami akan sesuaikan dengan kemampuan fiskal, tapi kemarin rate-nya kurang lebih segitu," kata Purwanto.

Jika direalisasikan penuh, setiap siswa berpotensi menerima bantuan sekitar Rp2,7 juta pada tahun pertama pendidikan. 

Selain biaya pendidikan, pemerintah juga membuka kemungkinan pemberian bantuan tambahan bagi siswa dari kelompok rentan yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah lainnya.

"Iya, jadi kami nanti akan lihat, apakah kemudian untuk itu kan kategorinya beda, kategori rawan melanjutkan pendidikan. Nanti kalau sudah dibiayain, nggak punya baju juga dia kan," katanya.

Meski jumlah sekolah yang mendaftar cukup besar, Disdik Jabar memastikan hanya sekolah yang memenuhi standar tertentu yang akan dilibatkan dalam program ini.

Aspek sarana prasarana, kualitas tenaga pendidik, hingga status akreditasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses kurasi.

"Ya itu nanti kami kurasi ya. Kami tentu pengen mereka yang sarana prasarananya memadai, gurunya memadai, gitu ya. Kemudian akreditasi mungkin jadi salah satu pertimbangan," tutur Purwanto.

Ia juga membuka peluang jumlah sekolah mitra bertambah, setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

"Ya bisa jadi nanti setelah dikurasi. Kalau batas waktunya kan sampai hari ini, nanti kami lihat," katanya.

Selain menggandeng sekolah swasta, Pemprov Jabar juga menyiapkan program Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMATER) untuk menjangkau siswa yang tinggal jauh dari sekolah.

Program ini ditujukan bagi peserta PCMB yang memiliki keterbatasan akses geografis, namun tetap ingin melanjutkan pendidikan.

"Kami juga, nah itu salah satu intervensi kami itu membuka SMATER, Sekolah Menengah Atas Terbuka. Jadi SMA Terbuka itu nanti salah satu intervensi kami untuk anak-anak yang jauh aksesnya dari sekolah tapi mereka ingin sekolah dan terdaftar di PCMB. Kami petakan salah satunya lewat SMATER," jelas Purwanto.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:23
07:34
03:21
02:35
05:15
07:32

Viral