- Istimewa
Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi
"JCM menegaskan bahwa perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan melalui dialog, argumentasi, dan pertukaran gagasan, bukan dengan persekusi maupun pembubaran paksa. Kampus harus tetap menjadi ruang aman bagi dialektika intelektual dan kebebasan berpikir yang bertanggung jawab," tegas Jusrianto.
Selain itu, JCM menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk intervensi dan penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis.
Forum ini menilai mahasiswa harus tetap menjaga independensi sebagai kekuatan moral dan agen kontrol sosial yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Oleh karena itu, setiap bentuk mobilisasi mahasiswa yang diarahkan untuk kepentingan elektoral maupun agenda politik kelompok tertentu harus ditolak secara terbuka.
"JCM mengajak seluruh elemen bangsa menjaga stabilitas nasional, merawat demokrasi yang sehat, serta mengawal pembangunan dengan sikap kritis, objektif, dan konstruktif," katanya.
Diketahui, forum JCM terdiri dari para Sekretaris Jenderal organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan nasional, yaitu Muh Jusrianto (Sekjend PB HMI), Nazmul Watan (Sekjend PP KAMMI), Hafidh Fadhlurrohman (Sekjend PP HIMA PERSIS), Patra Dewa (Sekjend DPP GMNI), Dwi Purnomo (Sekjend PP HIKMAHBUDHI), Julfikar Hasan (Sekjend EN LMND), I Nengah Candra Irawan (Sekjen PP KMHDI), Putri Sukmaniara (Sekjend PP PMKRI), dan Muhammad Zaki Mubarak (Sekjend DPP IMM).