news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad.
Sumber :
  • Antara

Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Didorong Perkuat Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Pemerintah didorong memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil guna menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah didorong memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil guna menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, mengatakan langkah diplomasi ekonomi perlu diperkuat, terutama untuk menegosiasikan suku bunga dan tenor pinjaman dengan kreditur internasional agar tekanan terhadap ruang fiskal APBN dapat diminimalkan.

“Diplomasi diperlukan untuk menegosiasikan kembali suku bunga serta tenor pinjaman, mengingat kondisi ekonomi global saat ini penuh ketidakpastian,” ujarnya dalam acara diskusi publik 'Pantau APBN' di Jakarta, Kamis (18/6/2026). 

Di tengah tantangan global maupun domestik yang terjadi, Kamrussamad meminta agar APBN dapat digunakan secara produktif agar dapat mendorong roda perekonomian di tengah masyarakat. 

"Makanya Pak Prabowo di bulan Januari 2025 menerbitkan inpres tentang efisiensi supaya penggunaan anggaran negara dilakukan secara produktif, terukur, dan memiliki outcome yang jelas," tegasnya. 

Di sisi lain, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai pelemahan rupiah dalam satu dekade terakhir mencerminkan tantangan struktural ekonomi yang masih perlu dibenahi. 

Namun, ia menilai pemerintah telah memperkuat fondasi ekonomi melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri manufaktur serta peningkatan konektivitas.

"Konektivitas yang semakin baik membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar ekspor," ujarnya. 

Ia juga menilai kinerja sejumlah indikator ekonomi, termasuk neraca perdagangan yang masih surplus, menunjukkan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga.

“Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, didukung sumber daya alam yang melimpah dan potensi sektor produktif yang besar,” katanya.

Karena itu, penguatan struktur ekonomi, peningkatan kualitas belanja negara, serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global.

"Dengan membangun iklim usaha yang kondusif ini menumbuhkan kepercayaan para pelaku usaha sehingga serapan pertumbuhan kredit kita di perbankan bisa lebih baik," tegasnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral