news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait di lokasi terdampak gempa bumi Desa Kamaroa, Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (17/6)..
Sumber :
  • Antara

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 3 Orang, Ribuan Rumah Rusak

Dampak guncangan gempa bumi bermagnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah dilaporkan meluas. 
Kamis, 18 Juni 2026 - 17:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dampak guncangan gempa bumi bermagnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah dilaporkan meluas. 

Berdasarkan hasil kaji cepat terbaru yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (18/6), sebanyak 6.412 jiwa atau sekitar 2.109 kepala keluarga kini terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Angka korban jiwa juga tercatat mengalami penambahan seiring dengan proses verifikasi yang terus berjalan di lapangan. 

Seluruh korban meninggal dunia teridentifikasi berada di wilayah Kabupaten Sigi, yang merupakan titik terparah akibat bencana ini.

"Hingga Kamis pukul 13.51 WIB, korban jiwa terkonfirmasi tiga orang meninggal dunia, 17 orang luka berat, dan 91 orang luka ringan. Sementara itu, dampak kumulatif kebencanaan melanda sedikitnya 2.109 kepala keluarga atau setara 6.412 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta.

Ketiga korban yang meninggal dunia tersebut tersebar di beberapa titik, yakni di Desa Ampera (Kecamatan Palolo), Desa Kamarora A (Kecamatan Nokilalaki), serta satu korban lainnya yang lokasinya baru saja diverifikasi petugas.

Selain menjatuhkan korban jiwa, kekuatan gempa yang bersumber dari darat dengan kedalaman 10 kilometer itu juga merusak infrastruktur secara masif. 

BNPB mencatat sedikitnya 1.652 rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 1.472 unit rusak ringan, 111 unit rusak sedang, dan 69 unit rumah rusak berat.

Fasilitas publik pun tak luput dari kerusakan, meliputi 42 tempat ibadah, 13 sekolah, hingga delapan gedung perkantoran. 

Beberapa kantor vital yang terdampak di antaranya adalah Kantor Bupati Sigi serta Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Sigi.

Sebagai langkah percepatan penanganan di wilayah terdampak, Pemerintah Kabupaten Sigi secara resmi telah menetapkan status tanggap darurat yang akan berlaku selama 14 hari ke depan. 

Sementara itu, bantuan logistik dan tenda darurat berkapasitas besar dari BNPB mulai didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

Untuk memastikan penanganan berjalan efektif, Kepala BNPB Suharyanto direncanakan akan terbang langsung ke Kabupaten Sigi pada Jumat (19/6). 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memimpin komando penanganan darurat serta memperkuat koordinasi taktis antara personel TNI dan Polri di lokasi bencana. (ant/dpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral