news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Orang Kepercayaan Fredy Pratama Akhirnya Tertangkap! Ini Peran Vital Frans Antoni dalam Jaringan Narkoba Internasional.
Sumber :
  • ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Bareskrim Bocorkan Tingkah dan Peran Kaki Tangan Fredy Pratama: Frans Mengangkut Uang ke Thailand

Bareskrim Polri bocorkan tingkah dan peran kaki tangan gembong narkotika internasional, Fredy Pratama, Frans Antony. Kata Bareskrim Frans merupakan bendahara
Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bareskrim Polri bocorkan tingkah dan peran kaki tangan gembong narkotika internasional, Fredy Pratama, Frans Antony. Kata Bareskrim Frans merupakan bendahara dari gembong narkoba Fredy Pratama dan ditangkap Dittipid Narkoba Bareskrim Polri di Malaysia

Frans diketahui rutin mengirim uang hasil jual beli narkoba ke Fredy yang jika ditotal sekitar 168 kali dalam jumlah besar.

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso jelaskan, Frans sudah mengirim uang ke Fredy sebanyak 168 kali selama kurun waktu tujuh tahun. 

Pengiriman dilakukan dua hingga tiga kali pengiriman dalam sebulan.

"Frans Antony melakukan kegiatan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia ke Thailand telah berlangsung selama kurang lebih 7 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2023," beber Eko, Sabtu (20/6/2026).

"Dengan frekuensi 2 hingga 3 kali setiap bulannya. Total frekuensi pengangkutan mencapai sekitar 168 kali selama periode tersebut," jelasnya.

Bahkan Eko jelaskan, jumlah setiap pengiriman pun tak sedikit. Nilainya minimal sebesar Rp 1 miliar dalam setiap pengiriman.

"Nilai minimal setiap kali pengangkutan adalah 1 miliar rupiah," ucap Eko.

Eko pun mengungkapkan modus pengiriman uang yang dilakukan Frans. Dia mengatakan, Frans lebih dulu menukar rupiah menjadi dolar Singapura (SGD) sebelum dikirim ke Fredy yang berada di Thailand.

"Modus utama yang digunakan adalah menukarkan uang hasil kejahatan narkotika, khususnya pecahan 1.000 dolar Singapura, di sejumlah money changer yang tersebar di Indonesia. Uang hasil penjualan narkotika tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut langsung oleh Frans Antony," jelas Eko.

Modus ini, kata Eko, dilakukan Frans guna menyamarkan asal usul uang haram tersebut.

"Metode ini menjadi celah utama yang dimanfaatkan untuk memecah dan menyamarkan asal-usul uang haram sebelum dikirim ke luar negeri," bebernya.

Frans Antony sebelumnya diamankan di Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (17/6). Setelah itu, tim berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur untuk proses administrasi pemulangan.

Frans Antony dan Fredy Pratama merupakan teman semasa SMA di Kalimantan Selatan (Kalsel). Frans sudah ditetapkan DPO jaringan gelap narkoba Fredy Pratama sejak 2023 lalu.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral