news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto memberikan keterangan di Bandung..
Sumber :
  • Antara

Pendaftaran SPMB Jabar Tahap 1 Berakhir, Calon Siswa Diimbau Segera Daftar Ulang

Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) memberikan peringatan penting bagi orang tua dan calon peserta didik yang telah dinyatakan lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 tahun 2026. 
Minggu, 21 Juni 2026 - 00:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) memberikan peringatan penting bagi orang tua dan calon peserta didik yang telah dinyatakan lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 tahun 2026. 

Mengingat pendaftaran tahap pertama telah ditutup secara resmi pada 19 Juni lalu, masyarakat kini diminta fokus pada prosedur administrasi selanjutnya agar status kelulusan tidak hangus.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menekankan bahwa proses daftar ulang akan dilakukan serentak pada tanggal 26 dan 29 Juni 2026. 

Calon siswa yang sudah terpetakan di sekolah pilihannya wajib mendatangi sekolah tujuan masing-masing untuk menyelesaikan proses tersebut.

"Kami mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahap 1. Bagi calon murid baru yang belum terpetakan, tidak perlu khawatir karena kesempatan masih terbuka melalui SPMB Tahap 2 sehingga seluruh calon murid tetap memiliki peluang untuk memperoleh layanan pendidikan," ujar Purwanto di Bandung, Sabtu (20/6).

Peluang kedua bagi para lulusan SMP dan MTs ini akan segera dibuka melalui SPMB Tahap 2. Pendaftaran lanjutan tersebut dijadwalkan berlangsung secara maraton mulai tanggal 30 Juni, serta dilanjutkan pada 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026.

Langkah ini diambil mengingat realita ketersediaan bangku di sekolah negeri yang belum mampu menampung seluruh lulusan di wilayah Jawa Barat. 

Untuk mengatasi keterbatasan daya tampung tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memperkuat kerja sama dengan sektor swasta. Sinergi ini bertujuan agar tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan kapasitas di sekolah negeri.

Purwanto juga menjamin bahwa seluruh tahapan seleksi, baik tahap pertama maupun kedua, dijalankan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan. 

Ia memastikan setiap sekolah siap melayani masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan terkait pendaftaran.

"Komitmen kami adalah mengawal seluruh proses ini secara terbuka. Setiap satuan pendidikan telah kami siapkan untuk memberikan pelayanan dan informasi yang utuh serta transparan kepada orang tua maupun calon murid," tutur Purwanto untuk menegaskan aspek akuntabilitas dalam sistem penerimaan tahun ini. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral