news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kemenag RI: Rupang Buddha Nusantara Jadi Penanda Perteguh Diri Agar Bisa Bermanfaat Buat Masyarakat.
Sumber :
  • Istimewa

Kemenag RI: Rupang Buddha Nusantara Jadi Penanda Perteguh Diri Agar Bisa Bermanfaat Buat Masyarakat

Kementerian Agama Republik Indonesia mengapresiasi atas kontribusi Sangha Theravada Indonesia (STI) selama lima dekade dalam pembinaan dan pengembangan kehidupan keagamaan umat Buddha di Indonesia.
Selasa, 23 Juni 2026 - 15:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama Republik Indonesia mengapresiasi atas kontribusi Sangha Theravada Indonesia (STI) selama lima dekade dalam pembinaan dan pengembangan kehidupan keagamaan umat Buddha di Indonesia.

Hal itu sampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Supriyadi saat menghadiri acara Puncak Upacara Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, Jakarta.

Menurutnya, STI merupakan salah satu mitra strategis pemerintah yang tidak hanya berperan dalam pelestarian Buddha Dhamma, tetapi juga terus berkontribusi bagi bangsa melalui tema peringatan Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih pada Negeri.

"Rupang Buddha Nusantara ini menjadi penanda keberlangsungan komitmen kita sebagai umat Buddha Indonesia untuk terus memperteguh diri dalam mengembangkan nilai-nilai Dhamma dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Supriyadi dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Sementara, Y.M. Bhante Atthadhiro Thera selaku Ketua Panitia Nasional Tahun Kencana Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia menambahkan kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Tahun Kencana Setengah Abad (50 Tahun) Sangha Theravada Indonesia (STI).

Dia menyatakan pembangunan Rupang Buddha Nusantara merupakan wujud pengabdian umat Buddha untuk menumbuhkan keyakinan kepada Buddha sekaligus meninggalkan warisan kebajikan bagi generasi mendatang.

"Rupang Buddha itu dibuat oleh umat Buddha untuk mengokohkan saddha (keyakinan) dengan perenungan yang benar kepada Guru Agung Buddha Gotama. Rupang Buddha itu mengingatkan kita, membangkitkan saddha (keyakinan) kita terhadap Sang Buddha. Hanya melihat Rupang Buddha tumbuhlah keyakinan," terangnya.

Bhante menambahkan rupang Buddha setinggi lima meter dengan mudra Bhumisparsa ini adalah simbol dari bumi menjadi saksi kebajikan yang telah dilakukan.

“Semoga upaya yang dilakukan bersama ini mendatangkan keberkahan, kedamaian, kebahagiaan, kesejahteraan dan menjadi kumpulan parami bagi kita semua menuju nibbana. Serta semoga kebajikan ini membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia,” imbuh dia.

Selain itu, Ketua Panitia Puncak Upacara Pengecoran Rupang Buddha Nusantara Wilayah Perwakilan DKI Jakarta, Widarsana Chandra, melaporkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan sejak April 2026 dengan dukungan 85 panitia dan sekitar 165 relawan.

Pengecoran di Jakarta menjadi puncak dari rangkaian pengecoran Rupang Buddha Nusantara yang sebelumnya dilaksanakan di Medan, Samarinda, Bali, Palu, dan Surabaya.

Pada kesempatan ini, bagian yang dicor adalah kepala Rupang Buddha Nusantara sebagai bagian terakhir dari keseluruhan struktur rupang, menandai selesainya seluruh tahapan pengecoran.

Rupang Buddha Nusantara diharapkan menjadi simbol keyakinan, kebijaksanaan, kedamaian, dan persatuan yang menginspirasi masyarakat untuk menghidupkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Sangha Theravada Indonesia untuk terus melanjutkan pengabdian bagi umat, bangsa, dan negara memasuki usia emas 50 tahun pengabdiannya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:03
01:27
01:19
06:15
01:21
02:23

Viral