News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 yang digelar pada 24-26 Juli 2026 di Taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi Borobudur,.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:00 WIB
Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 di pelataran Candi Borobudur.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 yang digelar pada 24-26 Juli 2026 di Taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ketua Umum Panitia ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 Biksu Gutadhammo Mahatera di Magelang, Jumat, menyampaikan kegiatan berskala nasional ini menjadi ajang pelestarian ajaran Buddha sekaligus memperkuat praktek Dhamma melalui pembacaan Kitab Suci Tipitaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun Sangha Theravada Indonesia atau Tahun Kencana.

"ITC dan Asalha Mahapuja tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan setengah abad Sangha Theravada Indonesia. Antusiasme umat juga sangat tinggi, bahkan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi kapasitas tempat hanya mampu menampung 2.045 peserta," katanya.

Ia menyampaikan, peserta terdiri atas para biksu dari dalam dan luar negeri, samanera, atthasilani, serta umat Buddha yang mengikuti pembacaan sutta-sutta dari Kitab Suci Tipitaka.

Selain membaca sutta, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Majjhima Nikaya 71-80 yang disampaikan para bhikkhu berkompeten di bidang pendidikan agama Buddha.

Langkah tersebut dilakukan agar peserta tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna ajaran yang terkandung di dalamnya.

Ia menegaskan, Indonesia Tipitaka Chanting bukan sekadar agenda keagamaan tahunan, melainkan menjadi ruang pembelajaran dan praktik Dhamma secara nyata bagi umat Buddha dari berbagai wilayah.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi, mengapresiasi konsistensi Sangha Theravada Indonesia yang terus menyelenggarakan Indonesia Tipitaka Chanting setiap tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan ajaran Buddha di Indonesia. Ia menilai kualitas penyelenggaraan terus meningkat, baik dari sisi jumlah peserta, cakupan area, maupun substansi kegiatan.

"Yang terpenting bukan sekadar berkumpul, tetapi bagaimana peserta benar-benar mempraktikkan ajaran yang dipelajari. Membaca Tipitaka adalah proses belajar, sedangkan tujuan akhirnya adalah menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Hari Dicari, Pria Hilang di Sungai Brantas Jombang Ditemukan Tewas

Dua Hari Dicari, Pria Hilang di Sungai Brantas Jombang Ditemukan Tewas

Pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Brantas, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berakhir tragis.
Terpopuler: Pihak GBK Angkat Bicara soal Penemuan Fajar Sahrudin hingga Chemistry Megawati Hangestri

Terpopuler: Pihak GBK Angkat Bicara soal Penemuan Fajar Sahrudin hingga Chemistry Megawati Hangestri

Sejumlah berita menjadi sorotan pembaca tvOnenews.com sepanjang Rabu (9/9/2026), mulai dari perkembangan kasus Fajar Sahrudin di GBK hingga Megawati Hangestri.
IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways, Bursa Asia & Wall Street Anjlok Imbas Konflik Timur Tengah

IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways, Bursa Asia & Wall Street Anjlok Imbas Konflik Timur Tengah

IHSG dibuka menguat 9 poin atau 0,15 persen di level 6.688 pada pembukaan perdagangan Kamis, 10 September 2026.
Siapa Chelsa Berliana? Pevoli Putri Indonesia yang Berpeluang Ikuti Langkah Megawati Hangestri Abroad

Siapa Chelsa Berliana? Pevoli Putri Indonesia yang Berpeluang Ikuti Langkah Megawati Hangestri Abroad

Chelsa Berliana, Middle Blocker timnas voli putri Indonesia berpeluang susul Megawati Hangestri abroad setelah muncul ketertarikan dari salah satu klub Jepang.
Prabowo: Partai Demokrat Pernah Berkuasa Tapi Saat Tidak Menang, Tidak Bakar-bakar

Prabowo: Partai Demokrat Pernah Berkuasa Tapi Saat Tidak Menang, Tidak Bakar-bakar

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, para elite politik agar tidak menjadikan perbedaan pilihan dan persaingan sebagai alasan untuk memutus persahabatan.
6 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Bulan September 2026, Peluang Karier Mulai Terbuka Lebar!

6 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Bulan September 2026, Peluang Karier Mulai Terbuka Lebar!

Karier bisa melejit pada September 2026! Simak 6 shio yang diprediksi paling hoki soal pekerjaan, mulai dari peluang baru hingga kesempatan besar.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Berikut penjelasan lengkap pihak Kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT