- Istimewa
Tegas! Gerindra Sebut Dugaan Pemberian Uang Rp20 Juta ke Mahasiswa UBK Tak Libatkan Gibran
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI Bambang Haryadi meyakini dugaan pemberian uang Rp20 juta kepada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) beberapa waktu lalu tak melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menjelaskan informasi yang beredar merupakan klaim sepihak dari Universitas Bung Karno.
"Kita tidak tahu ya soal itu. Ini kan baru pengakuan sepihak dari teman-teman mahasiswa, Ketua BEM Fakultas Hukum UBK. Jadi biarlah itu berproses," kata Bambang kepada wartawan, dikutip Kamis, 25 Juni 2026.
Bambang sangat meyakini tidak ada keterlibatan Gibran dalam persoalan tersebut. Ia menilai kemungkinan terdapat pihak lain yang terlibat, namun hal itu masih perlu dibuktikan melalui proses yang berjalan.
"Tapi, saya yakin tidak ada sangkut-pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ya ada pihak-pihak lain kita tidak tahu," ujar dia.
Menanggapi desakan dari PDI Perjuangan (PDIP) agar Gibran memberikan klarifikasi terkait isu tersebut, Bambang menilai hal itu tidak perlu dilakukan.
"Saya pikir tidak lah, kan bukan tugas Wapres kayak begitu. Saya pikir itu isu yang tidak perlu kita tanggapi," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta dan berdialog dengan mereka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Belakangan, Koordinator Aksi sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum UBK M. Abdi Maludin mengakui menerima uang sebesar Rp20 juta usai pertemuan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Rahmat Fatahillah Ilham