- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa
Cerita kepada Dedi Mulyadi, Ayah Bilang Pernah Dipukul Pakai Kayu oleh Taufik Hidayat Imbas Tak Ada Lauk
Jakarta, tvOnenews.com - Tata, ayah Taufik Hidayat (30), tersangka kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YTR (29) bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tata disambangi oleh Dedi Mulyadi untuk mengungkap fakta terbaru. Tujuannya membuka kotak pandora misteri kasus yang menimpa YTR, wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Tata menyampaikan bahwa Taufik Hidayat merupakan anak ketiga. Tersangka yang tinggal di Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung tersebut juga pernah menikah meski berujung cerai.
Kemudian, ia menceritakan sifat anak ketiganya sangat tempramental sejak kecil. Ia juga mengungkapkan bahwa, dirinya pernah dipukul oleh Taufik Hidayat.
"(Pernah) saya dipukulin di kepala," ungkap Tata dilansir tvOnenews.com dari media sosial milik Dedi Mulyadi, Kamis (25/6/2026).
Ia menambahkan, pemukulan tersebut tidak menggunakan tangan maupun dari fisiknya, melainkan sang anak memukulnya dengan mengandalkan kayu.
"Pernah dipukul pakai kayu," tambahnya.
Pengakuan Ayah Taufik Hidayat Membuat Dedi Mulyadi Penasaran
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Pernyataan tersebut mengejutkan KDM. Gubernur Jabar itu langsung bertanya waktu peristiwa dugaan pemukulan yang dialami oleh Tata.
Tata menjelaskan kapan peristiwa tak terduga tersebut. Kala itu ia kebetulan tengah menjalani aktivitas sehari-harinya.
Tambah Tata, orang tua Taufik Hidayat tersebut sedang mencangkul di sawah. Sementara, anak ketiganya tidak melakukan aktivitas lantaran masih belum memiliki pekerjaan.
"Lagi di rumah dan kebetulan dia menganggur, mau makan enggak ada ikannya," terangnya.
Ironisnya, orang tua Taufik belum mempersiapkan lauk sebagai pelengkap makanannya. karena tidak ada, tersangka langsung mendatangi dirinya.
"Datang ke sawah langsung pukul saya," katanya.
Lebih lanjut, Taufik sempat ingin kembali memukul ayahnya. Namun upaya tersebut berakhir gagal lantaran ada warga yang di sekitar sawah langsung melerai mereka.
"Untung saya ada teman memacul, ada dua orang menolong. Saat mau dipukul lagi, untung dihalangi," jelasnya.
Taufik Hidayat pun memutuskan kabur setelah memukul dirinya. Tata mengatakan bahwa, putranya tidak kembali ke rumah selama satu minggu.
"(Taufik Hidayat) datang lagi, pulang ke rumah buat minta maaf sambil menangis," katanya.